8 Jenis Kecerdasan Majemuk Si Kecil Yang Perlu Diasah

29

8 Jenis Kecerdasan Majemuk Si Kecil Yang Perlu Diasah – Dunia semakin berkembang, namun masih banyak orang tua yang terjebak pada ketidaktepatan konsep kecerdasan anaknya. Banyak juga yang beranggapan bahwa anak yang cerdas adalah anak yang cepat dapat calistung (membaca, menulis, dan berhitung), sedangkan anak yang terlambat dalam hal ini dianggap kurang cerdas. Parahnya lagi, masih ada orang tua yang menganggap anak pintar adalah anak yang mendapat nilai matematika 100. “Anak saya pintar, dia hafal perkalian.” begitu kata orang tua yang bercerita tentang anaknya.

Meskipun sudah lama dikembangkan pada jenis-jenis kecerdasan. Anak cerdas bukan hanya karena nilai matematikanya yang 100. Matematika adalah salah satu dari 9 kecerdasan teori yang digagas oleh Howard Gardner. Gardner adalah seorang ahli pendidikan dan psikologi Amerika yang memelopori teori Kecerdasan Ganda. Teori yang menjadi sumber kekuatan baru bagi para pendidik untuk lebih kreatif dan juga berinovasi dalam dunia pendidikan ini pertama kali dikenal pada tahun 1983. Sudah lama sekali ia tidak muncul.

8 Jenis Kecerdasan Majemuk Si Kecil Yang Perlu Diasah

8 Jenis Kecerdasan Majemuk Si Kecil Yang Perlu Diasah

Menurut Gardner, setiap pendidik harus belajar meyakini bahwa di balik keterbatasan, anak didik tentunya juga memiliki kelebihan yang belum tergali dengan baik. Oleh karena itu diharapkan siswa dapat mengasah kemampuannya, karena setiap siswa tentunya memiliki kelebihannya masing-masing. Berikut adalah beberapa jenis kecerdasan majemuk, yaitu:

Jenis Kecerdasan Majemuk Pada Anak Yang Perlu Diketahui

Kecerdasan majemuk verbal atau linguistik adalah kecerdasan yang memiliki kepekaan terhadap makna bahasa, yang meliputi tata bahasa, struktur kalimat, bunyi, fungsi, dan permainan bahasa.

Kecerdasan ini memiliki ketertarikan terhadap sebuah citra. Ciri-ciri pemilik kecerdasan ini adalah lebih mudah menghafal wajah daripada nama, menyampaikan ide atau pendapat dengan sketsa, serta memiliki kemampuan kreatif dan imajinatif dalam segala bidang.

Bagi seseorang yang memiliki kecerdasan musikal, tentunya ia menyukai kegiatan bernyanyi, ia suka mendengarkan musik, ia dapat mengingat nada dan ritme. Saat menjalankan usahanya, ia juga bisa memainkan alat musik seperti gitar, drum, piano dan lain-lain. Bukan hanya pandai memainkan alat musik atau mendengarkan lagu

Kecerdasan logika matematis ini lebih menyukai kegiatan yang berhubungan dengan angka. Yang mampu memecahkan masalah matematis atau matematis, menyukai teka-teki, mengolah angka, mampu menginterpretasikan tabel, grafik atau diagram, menyukai permainan yang melibatkan strategi, dan logika untuk menemukan dan memahami pola yang berbeda, seperti pola mental, pola visual, pola bilangan . , atau model warna. Ia suka menganalisis atau menalar dan lain-lain.

Tipe Kecerdasan Pada Anak

Kecerdasan interpersonal biasanya dimiliki oleh seseorang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, dapat memahami pola pikir yang berbeda, memiliki rasa percaya diri yang tinggi, supel dan memiliki rasa empati yang besar terhadap orang-orang disekitarnya. Keterampilan yang dimiliki adalah kemampuan bersosialisasi dan memahami serta berinteraksi dengan orang lain.

Bagi mereka yang memiliki kecerdasan intrapersonal, mereka memiliki ciri-ciri cerdas untuk memahami diri sendiri, lebih suka menyendiri, suka merenungkan semua hal penting, suka membuat catatan penting, suka menulis buku harian. Kecerdasan seperti ini dimiliki oleh seseorang yang selalu berpikir realistis, biasanya orang seperti ini suka memikirkan masa depan dan cita-citanya.

Kecerdasan naturalistik ini dimiliki oleh seseorang yang menyukai hal-hal yang berbau alam, seperti beternak hewan, suka menonton film tentang flora dan fauna, suka bercocok tanam, memiliki rasa empati yang tinggi terhadap lingkungan sekitar, ia suka berpetualang atau berwisata di alam seperti daerah, pegunungan, hutan, laut dan lain-lain, dan juga tertarik untuk mempelajari spesies hidup.

8 Jenis Kecerdasan Majemuk Si Kecil Yang Perlu Diasah

Kecerdasan kinestetik atau fisik yang dimiliki oleh seseorang yang mampu memahami tubuh, seperti suka berolahraga, menari, mampu menirukan gerakan yang dilihat. Pada hakikatnya kecerdasan ini memiliki ciri-ciri yaitu aktif dalam kegiatan yang melibatkan fisik.

Jenis Kecerdasan Anak Dan Cara Mengembangkannya

Kecerdasan eksistensial merupakan kecerdasan majemuk yang dimiliki oleh seseorang yang mampu duduk. Sebagai contoh pemahaman yang dimiliki oleh kecerdasan ini adalah makna hidup, pengalaman batin, kehidupan setelah kematian, pemahaman proses kehidupan yang berbeda pada setiap orang dan akhir cerita dari sebuah kehidupan.

Kesimpulannya, setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Tidak perlu membandingkan, bahkan memaksakan kehendak anak. Jika anak “lemah” di satu bidang, tugas orang tua adalah mengamati dan menemukan kekuatan di bidang lain. Dengan demikian, anak dapat berkembang secara optimal, dan tentunya orang tua tidak perlu lagi stres untuk memaksakan kehendaknya pada anak.

Ayo bersihkan. Pendidikan saat ini sangat berbeda dengan pendidikan 20 atau 30 tahun yang lalu. Anak harus dikembangkan sesuai dengan kemampuannya. Ibaratnya, biarkan ikan berenang dengan baik. Tidak perlu memaksanya untuk pandai memanjat. Atau, biarkan elang unggul dalam terbang, tidak perlu memaksanya untuk menyelam. (ADK) Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Setiap anak membawa bakatnya”, bakat atau secara umum yang kita kenal sebagai kecerdasan merupakan kemampuan yang menonjol yang dimiliki oleh setiap manusia. Setiap orang memiliki bakatnya masing-masing dimana yang satu tidak selalu sama dengan yang lain dan keadaan inipun tidak bisa dipaksakan untuk muncul pada anak-anak, akan tetapi anak itu sendirilah yang kemudian memiliki kecenderungan untuk menyukai bidang ilmu tertentu. Bakat pada anak inilah yang nantinya kita sebut sebagai “Kecerdasan”.

Kecerdasan tidak diukur dari kemampuan anak dalam memecahkan soal-soal matematika yang rumit, juga tidak diukur dari kemampuannya dalam menghafal, melainkan dari kecenderungan anak pada bidang yang paling menonjol yang dimilikinya, misalnya ia lebih menyukai seni daripada matematika, ia lebih menyukai matematika. . bahasa seni dan sebagainya. Intinya setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda, ada yang berbakat di bidang matematika, ada yang lebih menonjol di bidang olahraga atau bahkan ada yang lebih cerdas dalam menyusun kata.

Kiat Mengasah Kecerdasan Visual Spasial Anak Sejak Dini

Saat ini sekolah sudah memiliki kurikulum baru yang bertujuan untuk mengidentifikasi bakat anak, maka dikembangkanlah kurikulum tematik, dimana pelajaran diberikan dalam bentuk tema, bukan dalam bentuk mata pelajaran seperti sebelumnya. Setiap tema memuat mata pelajaran yang berbeda mulai dari matematika, ilmu alam dan sosial, atau bahasa dan seni. Sistem klasifikasi kelas juga tidak lagi digunakan, dimana sekarang anak dinilai berdasarkan minatnya terhadap suatu bidang ilmu. Tetap di bidang matematika, menonjol di bidang seni atau bidang lain dan tidak lagi menggunakan rangking 1, 2, 3 dan seterusnya.

Mengetahui bakat anak, maka kita sebagai guru, tutor atau orang tua lebih mudah membimbing anak sesuai dengan minatnya. Pembinaan yang tepat dan sesuai dengan bakat anak akan memberikan dampak yang sangat baik, apapun bakat anak tersebut. Namun untuk mengetahui bagaimana cara memberikan bimbingan yang tepat kepada anak, terlebih dahulu kita harus mengetahui berbagai jenis kecerdasan yang dimiliki oleh anak. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai 8 jenis kecerdasan majemuk yang dimiliki anak menurut Profesor Howard Gardner.

Profesor Howard Garner atau yang juga dikenal sebagai Antony Wilker adalah warga negara Amerika, beliau lahir pada tanggal 11 Juli 1943 di Scranton, Pennsylvania, nama lengkapnya Howard Earl Gardner. Pada tahun 1965 Howard mendapat gelar sarjana Hubungan Sosial dari Harvard University dengan predikat summa cum laude. Pada tahun 1966 ia menyelesaikan studinya di bidang filsafat dan sosiologi di London School of Economics dan pada tahun 1971 ia memperoleh gelar PhD dalam bidang psikologi sosial dan perkembangan dari Harvard University. Kemudian pada tahun 1986 ia menjadi pengajar di Harvard School of Education dan melakukan penelitian di China. Pada tahun 1995 beliau bergabung dan fokus pada Good Work Project yang dikenal dengan nama Good Project.

8 Jenis Kecerdasan Majemuk Si Kecil Yang Perlu Diasah

Profesor Howard Garner dikenal sebagai tokoh pendidikan dan psikologi yang juga pencetus teori “MULTIPLE INTELLIGENCES”. Teori Kecerdasan Berganda bergema kuat di kalangan pendidik karena menawarkan model untuk bertindak sesuai dengan keyakinan bahwa semua anak memiliki kekuatan. Garner dalam bukunya yang berjudul Frames of Mind: Theory of Multiple Intelligences pada tahun 1983 mendefinisikan kecerdasan sebagai kemampuan memecahkan suatu masalah dan menciptakan suatu (produk) yang berharga dalam suatu budaya.

Panduan Bagi Orangtua, Mengenal 8 Jenis Kecerdasan Anak Dan Cara Mengembangkannya

Menurut Howard Gardner, setiap orang itu unik dan setiap orang memiliki caranya masing-masing untuk berkontribusi pada budaya dalam suatu masyarakat. Dalam penelitiannya tentang kemampuan manusia, ia menetapkan kriteria yang dengannya kriteria tersebut mengukur apakah bakat seseorang benar-benar kecerdasan. Profesor Howard Gardner melihat kecerdasan seseorang melalui skor dan tes yang dibakukan, beliau mendefinisikan kecerdasan sebagai:

Teori kecerdasan majemuk Garner kemudian mematahkan anggapan bahwa anak yang cerdas adalah seseorang yang selalu mendapat nilai bagus dan mencapai peringkat kelas berturut-turut, sebaliknya ia menganggap anak yang memiliki prestasi akademik rendah dianggap sebagai anak gagal/bodoh. Pemikiran seperti itu di masyarakat pada akhirnya menghilangkan kemampuan “nyata” anak dan terjadi di sekolah bahkan di masyarakat itu sendiri. Kemampuan anak-anak yang “SEBENARNYA” inilah yang kemudian diusulkan oleh Gardner sebagai “Kecerdasan Berganda”.

Profesor Howard Gardner menyatakan bahwa ada 8 jenis kecerdasan majemuk yang dimiliki manusia, antara lain kecerdasan linguistik, matematika, musikal, kinestetik, visual spasial, interpersonal, intrapersonal dan naturalistik. Untuk lebih jelasnya tentang 8 Kecerdasan Ganda, mari kita simak penjelasan di bawah ini:

Kecerdasan ini terdiri dari kemampuan berpikir dalam kata-kata, dan menggunakan bahasa untuk mengungkapkan dan mengapresiasi makna yang kompleks. Beberapa hal yang dapat kita amati pada anak dengan kecerdasan linguistik antara lain anak yang suka membaca, suka menulis dan suka berbicara/bercerita. Anak yang memiliki kecerdasan linguistik akan memiliki kecenderungan/ketertarikan pada bahasa asing dan pada umumnya anak berbakat linguistik ini akan lebih menonjol dalam menulis cerita, menulis puisi, seperti narasi, pandai berdiskusi atau berdebat dan mampu menjelaskan sesuatu dengan sangat baik. dengan baik .. selain itu dia juga pandai mengeluarkan mood saat berbicara.

Kenali 9 Jenis Kecerdasan Anak Dan Cara Mengembangkannya

Bagi anak yang memiliki kecerdasan linguistik/verbal/linguistik, bidang karir yang cocok untuk ditekuni adalah penulis, penyair, wartawan, pembicara, wartawan dan sebagainya.

Kecerdasan logis dan matematis adalah kemampuan untuk melakukan operasi matematika dan menganalisis masalah