Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

44

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma – Saluran pernapasan merupakan bagian penting dari tubuh manusia. Jika bagian ini terganggu, dipastikan manusia akan mengalami kesulitan besar, karena pernapasannya akan terhenti dan sangat berbahaya. Asma merupakan salah satu masalah yang mempengaruhi saluran pernapasan. Untuk itu, Anda perlu mengetahui gejala asma apa saja yang perlu Anda waspadai.

Nah pada artikel kali ini kami akan memberikan penjelasan lengkap mengenai gejala asma, penyebab asma, cara pencegahan dan pengobatannya. Jika ingin tahu lebih jauh tentang penyakit ini, mari kita ulas di bawah ini!

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

Asma bronkial atau lebih dikenal dengan sebutan “asma” adalah penyakit yang terjadi ketika saluran udara menyempit akibat peradangan pada saluran udara (bronkus). Peradangan ini menyebabkan saluran udara membengkak untuk membatasi aliran udara ke paru-paru. Selain itu, saluran pernapasan juga menjadi lebih sensitif.

Obat Alami Asma Ini Dapat Ditemukan Di Sekitar Anda

Selain itu, peradangan juga menyebabkan sel-sel di saluran pernapasan memproduksi lendir lebih banyak dari biasanya. Lendir ini menyempitkan saluran udara sehingga membuat pasien lebih sulit bernapas.

Sebagian masyarakat percaya bahwa penyakit yang muncul saat musim pancaroba bisa disembuhkan, meski anggapan tersebut hanya mitos belaka. Asma bukanlah penyakit yang bisa disembuhkan secara total. Namun, asma hanya dapat dikendalikan pada tingkat kekambuhannya sehingga gejalanya tidak sering muncul.

Gejala dapat muncul ketika saluran napas penderita asma lebih sensitif terhadap zat tertentu seperti asap rokok, debu atau zat lainnya, tergantung jenis asmanya. Paparan ini akan membuat otot-otot di saluran pernapasan menjadi keras dan kencang.

Jika melihat laporan Kemenkes tahun 2018, sekitar 2,4 persen dari seluruh penduduk Indonesia menderita asma. Sementara itu, WHO mencatat pada tahun 2019, 262 juta orang di seluruh dunia menderita asma dan angka kematian akibat asma mencapai 461.000 orang.

Ibu Hamil Bisa Konsumsi Apel Untuk Cegah Asma Dan Alergi Pada Anak, Masih Banyak Lagi Manfaat

Gejala yang terjadi saat seseorang mengalami serangan asma sangat berbeda. Gejala-gejala ini dapat bervariasi, tergantung pada durasi, intensitas, atau frekuensi serangan kedua.

Beberapa orang mengalami “kambuh” setelah lama tidak mengalaminya, kemudian gejala yang berkembang menjadi “normal”. Selain itu, sebagian orang lainnya mungkin mengalami serangan asma setiap hari, atau hanya untuk asma pada malam hari, atau ada juga yang serangannya hanya setelah melakukan aktivitas berat.

Ketika serangan asma terjadi, pasien dapat menggunakan inhaler untuk bernapas secara normal. Tetapi ketika tingkat keparahannya tinggi, penyembuh ini tidak akan banyak membantu. Pasien akan terus batuk hingga wajah dan jari membiru. Sebelum kondisi ini, segera kunjungi dokter.

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

Ada baiknya juga untuk segera memeriksakan diri ke dokter ketika Anda mencurigai adanya penyakit pernapasan ini karena Anda mengalami gejala asma di atas. Biasanya dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan kepada Anda, seperti seberapa sering Anda mengalami sesak napas, pusing serta bibir dan kuku membiru.

Apakah Penyakit Asma Menular Atau Tidak, Ini Faktanya

Jika jawaban Anda mengarah ke asma, dokter akan melakukan tes spirometri untuk memastikan apakah Anda memang positif asma dan juga untuk mengetahui apa yang memicu asma tersebut. Spirometri sendiri merupakan tes yang dilakukan untuk memeriksa fungsi paru-paru dengan cara mengukur tingkat volume napas saat Anda menarik napas kemudian menghembuskannya dalam satu detik.

Hasil tes akan dibandingkan dengan jumlah udara yang bisa dihembuskan oleh orang normal. Setelah itu, tes yang sama akan diulangi, tetapi Anda perlu menggunakan penyembuh ini. Jika volume udara yang dihembuskan meningkat, maka dapat dipastikan Anda menderita asma.

Jika hasilnya positif, akan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk lebih spesifik mendeteksi pemicunya. Jika Anda sudah mengetahui penyebab asma, maka Anda dapat membatasi kontak dengan pemicu tersebut untuk meminimalisir risiko kekambuhan.

Berbagai faktor lingkungan diduga dapat menyebabkan asma dan eksaserbasi asma, yaitu polusi udara, alergen dan bahan kimia lingkungan lainnya. Risiko mengembangkan gejala mirip asma juga lebih tinggi bagi mereka yang merokok selama kehamilan dan setelah melahirkan.

Alergi Bisa Bikin Sesak Napas, Ini Sebabnya

Sehingga kualitas udara yang buruk dan polusi udara yang tinggi juga selalu dikaitkan dengan timbulnya asma dan merupakan faktor yang memperberat gejala asma. Selain itu, ftalat dalam PVC juga diketahui menyebabkan asma baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Asma juga terkait dengan paparan alergen dalam ruangan. Alergen umum yang ditemukan di dalam ruangan termasuk kecoak, jamur, tungau debu, dan bulu binatang. Infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus tertentu pada masa kanak-kanak juga meningkatkan risiko terkena asma. Virus yang dimaksud antara lain respiratory syncytial virus dan rhinovirus, tetapi banyak juga jenis infeksi lain yang sebenarnya dapat mengurangi risiko tersebut.

Hipotesis kebersihan adalah teori yang mencoba menjelaskan hubungan antara penurunan tingkat asma di seluruh dunia dan penurunan paparan bakteri dan virus non-infeksi selama masa kanak-kanak.

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

Telah dikemukakan bahwa salah satu alasan berkurangnya virus dan bakteri adalah tingkat kebersihan yang lebih baik dan jumlah keluarga dalam masyarakat modern. Salah satu bukti yang mendukung hipotesis kebersihan adalah tingkat asma yang lebih rendah di rumah tangga dengan peternakan dan hewan peliharaan.

Penyebab Asma Dan Faktor Pemicu, Ketahui Agar Dapat Tentukan Penanganan Tepat

Penggunaan antibiotik pada masa kanak-kanak juga dikaitkan dengan perkembangan asma. Selain itu, bayi yang lahir melalui operasi caesar juga dinilai memiliki risiko asma yang lebih tinggi. Peningkatan risiko tersebut terkait dengan berkurangnya jumlah koloni bakteri sehat akibat prosedur pembedahan, dimana bakteri tersebut didapat oleh bayi yang lahir normal melalui jalan lahir.

Faktor genetik juga dikenal sebagai faktor risiko untuk mengembangkan asma. Jika salah satu dari kembar identik menderita asma, kemungkinan kembar lainnya akan menderita penyakit tersebut adalah sekitar 25%.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada akhir tahun 2005, terdapat 25 gen yang berhubungan dengan asma. Sebagian besar gen ini terkait dengan modulasi sistem kekebalan atau proses peradangan. Namun, meskipun berbagai penelitian mendukung daftar gen ini, hasilnya tidak konsisten di semua populasi yang diuji.

Jenis gen tertentu menyebabkan asma hanya jika dikombinasikan dengan paparan lingkungan tertentu. Misalnya, polimorfisme nukleotida tunggal spesifik di wilayah CD14 dapat menyebabkan asma bila dikombinasikan dengan paparan endotoksin. Paparan endotoksin ini bisa datang dari mana saja, entah itu asap rokok, anjing atau lahan pertanian atau yang lainnya. Peningkatan risiko asma dalam kombinasi dengan keduanya bergantung pada genetika individu dan tingkat paparan endotoksin.

Pdf) Hubungan Eosinofil Dan Neutrofil Darah Tepi Terhadap Derajat Keparahan Asma Pada Pasien Asma Di Bagian Rawat Inap Paru Rsup Dr. M. Djamil Padang Periode 2010

Eksim atopik, rinitis alergi, dan asma adalah kondisi umum yang dikenal sebagai atopi. Faktor risiko kuat yang dapat memicu asma adalah riwayat penyakit atopik. Pada tingkat tinggi juga terkait dengan riwayat eksim atau demam. Asma juga dikaitkan dengan penyakit autoimun dan vaskulitis yang disebut sindrom Churg-Strauss. Gejala asma juga dapat terjadi pada seseorang dengan jenis urtikaria tertentu.

Peningkatan statistik yang berbanding lurus antara asma dan obesitas juga menunjukkan korelasi antara keduanya. Ini masuk akal ketika mempertimbangkan faktor-faktor seperti timbunan lemak yang dapat berkontribusi pada penurunan fungsi pernapasan, mengingat fakta bahwa peradangan dapat dihilangkan oleh jaringan adiposa.

Berbagai obat yang mengandung beta blocker, seperti propranolol, juga bisa menyebabkan asma bila diberikan pada seseorang yang sensitif. Tapi penghambat beta kardioselektif tampaknya aman untuk diberikan kepada pasien dengan gejala asma ringan atau sedang. Obat berbahaya lainnya adalah angiotensin converting enzyme inhibitor, NSAID dan ASA.

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, setelah Anda dinyatakan positif asma, dokter biasanya melakukan pemeriksaan untuk menemukan pemicu yang dapat memicu serangan Anda. Maka beberapa tes yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:

Ppok (penyakit Paru Obstruktif Kronik) & Asma

Tes ini dilakukan dengan mengukur kadar oksida nitrat dalam napas pasien. Jika hasil tes menunjukkan kadar yang cukup tinggi, maka Anda dinyatakan positif mengalami peradangan. Selain pemeriksaan nafas, pemeriksaan ini juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan dahak pasien.

Tes respon dilakukan dengan menggunakan bedak kering (manitol) dan aktivitas olahraga. Setelah menggabungkan kedua hal ini, Anda akan diminta menghembuskan napas di spirometer. Jika volume pernapasan Anda menurun drastis, kedua hal ini bisa menyebabkan Anda terkena asma.

Tes alergi juga diperlukan untuk menguji apakah seseorang memiliki faktor risiko asma. Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah alergen mempengaruhi Anda untuk memicu serangan asma.

Seperti disebutkan di atas, salah satu gejala asma adalah saluran pernapasan yang terlalu sensitif. Nah, tujuan tes bronkus ini adalah untuk mengukur tingkat kepekaan saluran pernapasan.

Kenali 4 Macam Alergi & Bagaimana Cara Mengatasinya

Ketika Anda mengalami gejala asma, namun tidak satu pun dari tes di atas menunjukkan hasil negatif, maka akan dilakukan tes dengan menggunakan CT scan dan X-ray. Penggunaan CT scan atau X-ray dapat membantu mendeteksi adanya penyebab lain sesak napas yang biasanya bukan karena asma.

Asma merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, bahkan orang dewasa di usia 30-an atau 40-an. Padahal, sebagian besar kasus sudah diketahui sejak korban masih anak-anak atau saat masih anak-anak. Namun, sekitar 25 persen penderita serangan asma bronkial berkembang saat dewasa.

Lalu apa saja faktor risiko asma? Menurut WHO, penyakit ini merupakan penyakit yang paling banyak menyerang anak-anak karena:

Ini Dia Hubungan Antara Alergi Dengan Asma

Sejauh ini penyakit asma belum ada obatnya sehingga bisa sembuh total, kita hanya bisa mencegah terjadinya gejala asma dan mengurangi peradangan dan penyempitan saluran napas. Prosedur yang dapat berupa terapi obat atau pembedahan.

Asuhan Keperawatan Asma Bronkial

Meski sangat sulit untuk mencegah penyakit ini begitu terdiagnosis, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko serangan asma, yaitu:

Asma yang tidak terkontrol dengan baik dapat mempengaruhi kesehatan pasien secara keseluruhan. Padahal, efeknya bisa langsung mempengaruhi fungsi fisik Anda. Komplikasi asma yang dapat terjadi antara lain:

Tujuan pengobatan ini bukan untuk menyembuhkan asma secara tuntas, melainkan untuk mengontrol gejala agar tidak semakin parah sehingga asma dapat lebih terkontrol. Selama pengobatan, dokter akan memeriksa apakah kondisi asma semakin parah atau tidak.

Bila semakin parah, asma perlu ditangani dengan obat khusus secepatnya. Obat asma ini biasanya berbentuk serbuk dan juga inhaler. Supaya obat bisa sampai ke paru-paru lebih baik, kamu

Asma Dan Alergi Makanan, Adakah Hubungannya?

Hubungan asma dengan dermatitis, jabarkan hubungan antara layanan shared hosting dengan kemampuan dari komputer server, hubungan antara izin pertambangan dengan hak atas tanah, hubungan antara hukum internasional dengan hukum nasional, hubungan antara manusia dengan alam sekitar, hubungan antara emosi dengan tremor, hubungan internasional antara indonesia dengan jepang, hubungan antara usaha dengan energi kinetik, hubungan alergi dengan sistem imun, jelaskan hubungan antara pbx server softswitch dengan telepon sip, bagaimana hubungan antara komunikasi dengan interaksi, hubungan antara dasar negara dengan konstitusi adalah