Jenis Batuk Yang Berbahaya – Batuk pada bayi tidak selalu terjadi karena kondisi yang sepele. Waspada dan segera cari pertolongan medis jika gejala batuk bayi Anda disertai dengan keluhan berikut!

Batuk merupakan salah satu keluhan yang sering dialami bayi. Penyebab batuk pada bayi beragam, namun sebagian besar dipicu oleh infeksi virus ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Jenis Batuk Yang Berbahaya

Jenis Batuk Yang Berbahaya

Namun, ada beberapa jenis batuk pada bayi yang harus diwaspadai dan harus segera ditangani. Jika terlambat, keadaan ini bisa menyebabkan si Kecil mengalami kondisi yang fatal.

Batuk Saat Hamil, Apa Dampaknya Bagi Janin?

Batuk dengan suara gonggongan yang serak merupakan gejala utama penyakit croup. Umumnya penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus pada saluran pernapasan, termasuk pita suara.

Oleh karena itu, sebaiknya orang tua segera membawa anaknya ke dokter jika mengalami gejala batuk dengan suara serak seperti menggonggong.

Batuk rejan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat yang berpotensi fatal. Gejala batuk rejan yang parah bisa membuat si Kecil batuk-batuk hebat hingga muntah dan kesulitan bernapas. Karena kekurangan oksigen, tubuh bayi bisa membiru.

Ciri khas batuk rejan adalah batuk bayi terganggu oleh suara tarikan napas yang berat. Jika kondisi ini terjadi, sebaiknya orang tua segera membawa anaknya ke dokter, tidak apa-apa!

Gawat! Ini Yang Terjadi Jika Batuk Kamu Sembarangan

Batuk disertai sesak napas merupakan jenis batuk bayi yang berbahaya. Soalnya, batuk disertai sesak napas bisa jadi merupakan gejala gangguan pernapasan, seperti pneumonia, serangan asma, atau bronkiolitis pada bayi.

Pada pneumonia, batuk disertai gejala demam dan sesak napas. Kondisi ini harus segera ditangani oleh tim medis, karena pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian bayi yang paling sering terjadi.

Batuk bayi yang disertai dengan badan yang kendur bisa menjadi tanda bahwa Si Kecil mengalami dehidrasi atau disebut juga dengan kekurangan cairan. Dehidrasi terjadi karena batuk membuat anak sulit makan dan minum sehingga kebutuhan nutrisi dan cairan tubuhnya tidak terpenuhi.

Jenis Batuk Yang Berbahaya

Dehidrasi pada bayi harus segera ditangani dengan cara yang benar. Jika diabaikan dan tidak ditangani, dehidrasi dapat menyebabkan syok dan mengancam nyawa si kecil.

Picu Kematian Karena Gagal Ginjal, Who Ungkap 4 Sirup Obat Batuk Berbahaya

Jika bayi batuk lebih dari dua minggu, berhati-hatilah. Karena kondisi tersebut termasuk ciri-ciri batuk yang berbahaya pada bayi.

Batuk lebih dari dua minggu dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, seperti TBC, sinusitis, adanya benda asing di saluran pernafasan, dan penyebab lainnya.

Oleh karena itu, bayi yang batuk lebih dari dua minggu sebaiknya segera dibawa ke dokter. Sehingga dokter dapat mengetahui penyebabnya dan memberikan pengobatan yang tepat.

Batuk berulang pada bayi dapat dipicu oleh debu, bulu hewan peliharaan, atau makanan tertentu. Jika demikian, berarti gejala batuk tersebut disebabkan oleh alergi.

Perbedaan Batuk Kering Dan Batuk Berdahak, Gejala Corona Covid 19 Paling Berbahaya

Segera bawa ke dokter jika orang tua menduga batuk bayi disebabkan oleh alergi. Dokter mungkin akan menganjurkan pengobatan jangka panjang agar batuk alergi tidak mudah kambuh.

Penyakit asam lambung bisa menyebabkan Si Kecil mengalami gejala berupa muntah berulang, muntah bernoda darah, berat badan sulit naik, dan sulit makan.

Pada kondisi GERD yang parah, cairan lambung dapat naik ke pangkal mulut dan masuk ke saluran napas sehingga menyebabkan bayi batuk dalam waktu yang lama.

Jenis Batuk Yang Berbahaya

Orang tua harus khawatir ketika bayi batuk dan tidak mau makan atau minum. Selain itu, mereka juga rentan mengalami dehidrasi.

Penyebab Batuk Terus Menerus, Jangan Sepelekan Bahayanya

Orang tua harus waspada jika demam yang terjadi sangat tinggi. Demamnya terlalu tinggi, di atas 39 derajat Celcius bisa menyebabkan kejang-kejang. Kondisi ini terutama dialami oleh bayi yang berusia lebih dari 6 bulan.

Setelah mengetahui ciri-ciri batuk bayi yang berbahaya, kini bunda dan ayah tidak bisa menganggap enteng batuk si kecil, ya! Jika anak mengalami jenis batuk di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk menghindari efek buruk.

Informasi lengkap seputar kesehatan anak juga bisa didengarkan dengan mengunduh aplikasinya. , solusi untuk #KeepyourHealthy dan Si Kecil! Kapan Saja – Batuk merupakan salah satu penyakit yang diderita seseorang. Jenis batuk dan penyebab batu bisa karena beberapa hal, ada yang bergejala ringan, ada pula yang bergejala sangat berat atau sangat berat. Ada beberapa jenis batuk yang harus Anda ketahui, apakah jenis batuk tersebut berbahaya atau tidak bagi tubuh.

Meski tergolong ringan, batuk tidak bisa sembarangan diobati KLovers. Beberapa batuk sebaiknya segera ditangani oleh tenaga medis, untuk penanganan yang lebih baik. Untuk itu, penting bagi kita untuk mengetahui jenis batuk apa yang biasa dialami seseorang.

Reaksi Janin Saat Ibu Hamil Batuk

Nah, untuk itu, seperti dilansir dari berbagai sumber, berikut 7 jenis batuk yang perlu diketahui untuk kesehatan tubuh, mulai dari gejala ringan hingga gejala berat dan berbahaya.

Jenis batuk yang pertama harus diketahui adalah adanya batuk berdahak. Ya, batuk berdahak sering dialami oleh banyak orang. Biasanya batuk ini terjadi akibat infeksi virus dan bakteri pada saluran pernafasan. Gejala yang timbul biasanya berupa benjolan di tenggorokan dan sedikit gatal. Selain itu, batuk jenis ini memiliki lendir atau dahak yang menumpuk di saluran napas.

Sehingga dahak atau lendir ini mengganggu saluran pernafasan kita dan menyebabkan batuk. Meski gejalanya cukup ringan, yakni munculnya batuk disertai dahak. Namun, kasus ini bisa menjadi serius jika terjadi penumpukan dahak di paru-paru sehingga menyebabkan sesak napas dan dada sesak.

Jenis Batuk Yang Berbahaya

Batuk berdahak pun bisa menjadi tanda penyakit serius lho KLovers. Dan berikut beberapa jenis penyakit penyebab batuk :

Diduga Menjadi Penyebab Kematian 70 Anak Di Gambia, Indonesia Larang Obat Batuk Sirup Dengan Kadar Berlebih

Dahak atau lendir dari hidung yang menumpuk di tenggorokan sehingga menyebabkan batuk dan sumbatan jalan napas. Tetesan postnasal biasanya disebabkan oleh alergi atau flu biasa.

Infeksi pernapasan dan virus biasanya sembuh dengan sendirinya. Gejala bronkitis termasuk batuk dengan lendir kental dan sesak napas.

Infeksi yang menyebabkan radang kantung udara di salah satu atau kedua paru-paru, yang mungkin berisi cairan atau nanah. Infeksi ini dapat mengancam jiwa siapa saja, terutama bayi, anak-anak, dan orang yang berusia di atas 65 tahun.

Biasanya merupakan penyakit bawaan yang dapat mengancam jiwa dan merusak paru-paru dan sistem pencernaan. Fibrosis kistik dapat memengaruhi sel-sel yang menghasilkan lendir, keringat, dan cairan pencernaan. Kondisi ini menyebabkan cairan menjadi kental dan lengket sehingga menyumbat saluran, saluran, dan saluran udara tubuh.

Menkes Beberkan Tiga Zat Berbahaya Yang Cemari Obat Sirup

Ini adalah kondisi di mana saluran udara meradang, menyempit, dan bengkak, yang menyebabkan lendir berlebih dan membuat penderitanya sulit bernapas.

Untuk meredakan batuk berdahak sebenarnya tidak sulit lho KLovers, kamu bisa menggunakan obat batuk yang bisa dibeli di apotik, obat batuk alami atau pemeriksaan langsung dari dokter. Namun, jika batuk tidak kunjung reda, Anda dapat kembali memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.

2. Batuk kering Berbeda dengan batuk berdahak, batuk kering merupakan batuk yang produksi lendirnya tidak berlebih di saluran napas. Biasanya batuk ini akan membuat penderitanya merasakan sakit yang luar biasa dan gatal di tenggorokan.

Jenis Batuk Yang Berbahaya

Batuk kering ini biasanya akan jauh lebih parah pada malam hari, sehingga penyakit ini juga dapat mengganggu istirahat Anda dan membuat batuk semakin parah. Tak hanya batuk berdahak, ternyata batuk kering juga bisa membuat napas kita menjadi lebih pendek dan lumpuh.

Tiga Jenis Gas Air Mata, Dampak Dan Cara Mengatasi Efeknya

Bahkan bisa mengancam nyawa, meski kondisi ini biasanya hilang dan bisa kembali kapan saja. Batuk kering terjadi karena adanya infeksi virus pada saluran pernafasan. Biasanya hal ini terjadi akibat polusi dan debu yang membuat Anda alergi lalu berubah menjadi batuk kering.

Batuk jenis ini juga bisa terjadi pada orang yang memiliki penyakit seperti GERD. Penderita sering merasakan nyeri dada dan rasa mual di perut (heartburn). Hal ini biasanya menjadi penyakit bagi mereka yang memiliki kesehatan pencernaan yang kurang baik, seperti asam lambung yang cenderung menumpuk.

Sama seperti obat batuk berdahak, Anda juga bisa membeli obat batuk kering sendiri. Pilihlah obat dari golongan penekan batuk yang mengandung dextromethorphan untuk membantu menekan batuk Anda hingga mengurangi rasa sakit saat batuk.

Sedangkan untuk pengobatan alami, Anda bisa menggunakan humidifier untuk melembapkan udara di dalam ruangan. Selain itu, mengkonsumsi bawang putih mentah secara langsung dapat menghentikan infeksi saluran pernafasan dan juga dapat meredakan batuk kering.

Penyebab Batuk Berdarah Yang Perlu Diwaspadai, Perhatikan Cara Pengobatan Yang Benar

Lalu ada juga batuk rejan yang merupakan jenis batu yang berbahaya bagi tubuh. Batuk rejan atau biasa dikenal dengan batuk rejan merupakan jenis batuk yang sering menular dengan cepat pada anak-anak dan remaja. Penyebab batuk rejan biasanya terjadi akibat infeksi bakteri Bordetella Pertussis pada saluran pernapasan.

Batuk ini dapat berlangsung selama 4 hingga 8 minggu. Biasanya batuk ini juga ditandai dengan nafas yang agak pendek dengan sedikit bunyi. Selain itu, batuk ini dapat memiliki gejala seperti demam, hidung tersumbat, mata berair, dan tenggorokan kering. Jadi kalau anak kena batuk rejan, pastikan anak mendapat pengobatan yang baik, tepat ya, KLovers.

Dalam kasus batuk rejan, Anda harus segera diobati setidaknya selama 1-2 minggu pertama sebelum muncul gejala yang lebih serius. Pengobatan batuk rejan yang efektif menggunakan antibiotik golongan makrolida, seperti azitromisin, klaritromisin, dan eritromisin. Selain itu, vaksin seperti DtaP dan Tdap dapat diberikan untuk mencegah bakteri Bordetella pertussis penyebab batuk rejan.

Jenis Batuk Yang Berbahaya

4. Batuk paroksismal Lalu ada juga batuk paroksismal yang merupakan gejala batuk rejan. Batuk jenis ini terjadi akibat infeksi bakteri yang menyebabkan batuk parah pada penderitanya. Meski terdengar sederhana, batuk paroksismal ini cukup berbahaya loh KLovers. Batuk ini akan mengeluarkan semua oksigen dari paru-paru pasien sehingga menimbulkan suara napas.

Kenali Gejala Dan Cara Mengobati Batuk Pada Bayi

Penyakit bakteri menular yang berpotensi serius yang terutama menyerang paru-paru. Bakteri penyebab TBC diproduksi ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Untuk jenis batuk yang satu ini, ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan yang lebih baik. Jangan anggap remeh KLovers, karena batuk yang kamu derita bisa saja merupakan penyakit yang lebih serius.

Lalu ada juga batuk kronis yang merupakan batuk yang cukup berbahaya bagi tubuh. Biasanya batuk kronis memiliki 3 bagian, yang pertama adalah batuk akut yang berlangsung selama 3 minggu, batuk subakut yang berlangsung selama 3 hingga 8 minggu, dan terakhir batuk kronis yang dapat bertahan hingga 8 minggu atau lebih.

Biasanya batuk akut ini merupakan tanda dari beberapa penyakit serius

Obat Batuk Untuk Anak

Jenis leukemia yang paling berbahaya, jenis keputihan yang berbahaya, jenis miom yang berbahaya, jenis benjolan yang tidak berbahaya, batuk yang berbahaya, jenis kanker yang tidak berbahaya, batuk bronkitis apakah berbahaya, jenis kista yang berbahaya, jenis kutil kelamin yang tidak berbahaya, ciri ciri batuk berbahaya, batuk berbahaya, jenis penyakit jantung yang paling berbahaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here