Kalbe Menggelar Forum Internasional Onkologi 2015 – Menurut direktur rumah sakit Hermina Bekasi, dokter kemoterapi, radioterapi dan perawatan lanjutan setelah kanker.

Untuk itu RS Hermina Bekasi juga bekerjasama dengan rumah singgah, seperti; Rumah Singgah Perumahan Margajaya, Apartment Center Point, Hotel Front One Bekasi, Hotel The Green Bekasi dan Hotel Amaroossa Grande Bekasi.

Kalbe Menggelar Forum Internasional Onkologi 2015

Kalbe Menggelar Forum Internasional Onkologi 2015

“Dengan ini, RS Hermina Bekasi siap melayani pasien yang membutuhkan layanan holistik onkologi dan radioterapi untuk pasien umum dan BPJS di wilayah cakupannya,” kata dr Khairina.

Media Indonesia 12 09 2017 12092017132207 By Oppah

Sementara itu, dalam sambutannya, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan RS Hermina merupakan salah satu aset milik Pemkot Bekasi.

“Ini salah satu kekuatan kita bersama, karena kesehatan adalah tugas utama pemerintah. Hanya karena keterbatasan itulah kita mengapresiasi peran swasta untuk turut serta menciptakan kesehatan bagi masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Pada kesempatan yang sama, Regional Director V Hermina Group, Drg Iing Ichsan Hanafi, MARS menyampaikan bahwa RS Hermina telah merawat pasien kanker sejak tahun 2015.

“Sebelumnya, masyarakat yang membutuhkan layanan onkologi dan radioterapi harus berobat ke Jakarta. Menyikapi hal tersebut, kami menyiapkan peralatan dan sumber daya manusia yang profesional untuk menangani kanker ini,” jelas dr Iing Ichsan Hanafi.

Pemerintah Kota Bekasi

Ditambahkannya, dengan dibukanya departemen onkologi dan radioterapi, pasien kanker akan mendapat pelayanan di RS Hermina Bekasi.

Lebih lanjut dikatakannya, hal itu juga bagian dari membantu program pemerintah di bidang kesehatan, untuk memberikan harapan hidup bagi penderita kanker.

Departemen RS Hermina juga memiliki staf ahli profesional, dilengkapi dengan 30 tempat tidur, 21 tempat tidur kemoterapi, departemen radioterapi yang mampu menampung hingga 50 pasien/hari. (Edi Triyono)

Kalbe Menggelar Forum Internasional Onkologi 2015

Situs ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Accept Read More, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia, MRCCC Siloam Semanggi Hospitals mengadakan kegiatan lari amal ‘Run for Hope’ sepanjang 5 km pada Minggu (10/2). Lomba lari yang diikuti lebih dari 2.000 peserta ini merupakan bentuk semangat dukungan Siloam terhadap para penyintas kanker. Mochtar Riady (Founder Lippo Group), James T. Riady (CEO Lippo Group), Caroline Riady (Deputy Director Siloam Hospitals Group), serta pejabat pemerintah dan perwakilan kementerian mengikuti kegiatan ini.

Media Indonesia 10 Oktober 2018 By Mediaindonesia

Peserta yang mendaftar secara online di tempat pendaftaran Run For Hope antara lain pasien dan penyintas kanker, dokter, perawat, karyawan dan manajemen Siloam Hospitals Group, perwakilan yayasan kanker, tamu, komunitas lari dan masyarakat umum.

Kegiatan 5K Charity Run “Run for Hope” diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, dimana donasi yang terkumpul dari penjualan tiket akan digunakan untuk promosi kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahan kanker di Indonesia, melalui yayasan kanker atau lembaga rekanan MRCCC Siloam RSUD Semanggi.

Ditemui di sela-sela acara, Caroline Riady mengatakan, “Acara ini kami dedikasikan untuk pasien dan penyintas kanker di Indonesia. Seperti yang kita ketahui bersama, hingga saat ini kanker merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. . Dengan bergabung dalam upaya melawan kanker melalui aksi dan pelayanan kesehatan serta pendidikan berkelanjutan, kami berharap dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kanker dan mengobarkan semangat para pejuang kanker di Indonesia untuk terus menjalani hidup sehat dan produktif.”

Dalam kesempatan tersebut, CEO MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Susilawati Arifin Bolang, MHA, menjelaskan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian pada 2018. Secara nasional, Riset Dasar Kementerian Kesehatan RI pada 2013 mencatat prevalensi kanker mencapai sekitar 1,4 % atau 347.000 orang dari total populasi, dimana kanker payudara dan leher rahim (serviks) paling banyak menyerang wanita, sedangkan kanker paru-paru dan kolorektal menyerang pria. Kematian akibat kanker dapat dikurangi dan dikendalikan jika kasus terdeteksi dini dan segera ditangani.

Media Indonesia 7 November 2018 By Mediaindonesia

“Sebagai salah satu rumah sakit kanker terlengkap di Indonesia, MRCCC Siloam Hospitals Semanggi yang resmi dibuka pada tahun 2011 dilengkapi dengan fasilitas canggih untuk pengobatan kanker. Teknologi Terapi Radiasi, PET-CT (Tomography Positron Emission/Computed Tomography) Scan yang digunakan dalam onkologi untuk diagnosis, investigasi penyebaran tumor ganas, deteksi kekambuhan dan evaluasi respon terhadap pengobatan kanker, LINAC (linear accelerator) yang menggunakan partikel subatomik yang bergerak cepat untuk pengobatan kanker, hingga metode pengobatan kanker secara holistik,” jelas Susilawati.

Rangkaian acara Charity Run 5K “Run for Hope” juga dimeriahkan oleh penampilan dari Samudera Kasih (MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Cancer Survivors Association) dan Anak Penderita Kanker, Charity Auctions, Pemeriksaan Kesehatan seperti Gula Darah dan Tekanan Darah, serta Kesehatan Bicara “Hidup sehat untuk melawan kanker”.

Forum internasional, forum hacker internasional, forum jual beli internasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here