Tandur Tulang Bone Graft Produksi Batan Dukung Regenerasi Tulang

29

Tandur Tulang Bone Graft Produksi Batan Dukung Regenerasi Tulang – 1 BUKU REFERENSI REGENERASI STEM CELL DAN TISSUE DI BIDANG KEGIATAN RACHMI FANANI HAKIM AKHBAR SHIIAH UNIVERSITY KUALA

3 Sanksi Pelanggaran Pasal 113 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 1. Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk Penggunaan Secara Komersial diancam dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. (seratus juta rupiah). 2. Setiap Orang yang tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran terhadap hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h Untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 00,00 (lima ratus juta rupiah). 3. Setiap Orang yang tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, b, e, dan/atau g untuk Komersial Penggunaan diancam dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu miliar rupiah). 4. Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 000.000 (empat). miliar rupiah).

Tandur Tulang Bone Graft Produksi Batan Dukung Regenerasi Tulang

Tandur Tulang Bone Graft Produksi Batan Dukung Regenerasi Tulang

5 Judul Buku: STEM CELLS DAN REGENERASI JARINGAN DALAM BIDANG KEGIATAN GIGI Penulis: Rachmi Fanani Hakim ISBN: Pracetak dan Produksi: AHBAR UNIVERSITI SHIIAH KUALA Penerbit: Universitas Syiah Kuala Press Jl. Tgk Chik Pante Kulu No 1 Kopelma Darussalam 23111, Dist. Syiah Kuala. Banda Aceh, Aceh Telp : Website: Edisi : I Cetakan Pertama, 2020 vi + 62 (16 X 23) Anggota IKAPI 018/DIA/2014 Anggota APPTI Dilarang memfotokopi atau memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit.

Vaughan & Asbury Oftalmologi Umum Edisi 17

6 KATA PENGANTAR Buku ini ditulis untuk membuka wawasan mahasiswa, dosen, peneliti dan praktisi kesehatan umum dan kesehatan gigi dan mulut khususnya untuk mengembangkan sel punca yang berpotensi meregenerasi jaringan secara luas, khususnya regenerasi gigi dan jaringan yang rusak di rongga mulut. Sampai saat ini belum ada buku tentang sel punca, terutama yang membahas tentang potensi sel punca dan sumbernya di rongga mulut serta metode laboratorium untuk mengembangkan sel punca. Penulis berharap buku ini dapat menjadi pionir dalam mendukung perkembangan sel punca di Indonesia untuk dijadikan landasan ilmiah penelitian sehingga para praktisi kesehatan dapat memanfaatkan sel punca untuk meregenerasi jaringan untuk pengobatan rutin sehari-hari. Puji dan syukur tak terhingga kehadirat Allah subhanahu wa taala atas segala bimbingan, bimbingan, rezeki umur dan waktu yang mengantarkan penulis untuk dapat menyusun buku ini. Sholawat dan salam kepada Rasulullah, pembawa risalah kebenaran yang memudahkan pengamalan hidayah Allah. Kepada kedua orang tua penulis Ibu Hawaniar yang selalu mencurahkan doanya, memudahkan segala langkah penulis dan kepada ayah tercinta Alm. Irfan Hakim yang cintanya terus dirasakan, semangatnya menjadi teladan bagi para penulis. Suami tercinta, drg. Fakhrurrazi, M.Kes., Sp.BM., yang kegembiraan dan semangatnya membuat penulis bersemangat untuk menyelesaikan buku ini. Anak-anak tercinta, Nida Allya Yasmin, Fahiza Ammara Laiqa, Faiqa Hannan Dalili dan Muhammad Ammar Ali yang kehadirannya membuat penulis selalu mensyukuri hidup yang diberikan Tuhan kepadanya. Banda Aceh, Maret 2020 Penulis REGENERASI BATANG DAN JARINGAN DI BIDANG GIGI iii

8 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR…iii DAFTAR ISI…v BAB 1 STEM CELL DAN PROSPEK REGENERASI…1 BAB 2 DEFINISI STEM CELL Sifat-sifat Stem Cell…4 BAB 3 SUMBER-SUMBER STEM CELL Stem Cells Embryonic Stem Cells Sumber Stem Cell di Rongga Mulut BAB 4 DASAR BIOLOGI REGENERASI JARINGAN PADA GIGI Dentin Regenerasi Struktur Biologis Gigi…18 BAB 5 METODE IN VITRO DAN IN VIVO DALAM PENELITIAN PENGEMBANGAN STEM CELL DALAM PENGOBATAN Diferensiasi Marker Pulp Stem Cell Menjadi Odontoblast Like Cells Struktur Biologis Gigi…26 BAB 6 BIOMATERIALS Scaffolders PADA TEKNIK JARINGAN GIGI DAN MULUT Scaffold Bahan Alami Scaffold Bahan Sintetik…40 BAB 7 PROSPEK PENGGUNAAN STEM CELL PADA TULANG Stem cell untuk Soft Regeneration…53 STEM CELL DAN REGENERASI JARINGAN DI BIDANG GIGI v

9 7.4. Keterbatasan Penggunaan Stem Cell Hingga Saat Ini Strategi Pengembangan Stem Cell di Masa Mendatang…54 vii REGENERASI STEM CELL DAN JARINGAN DALAM KEGIATAN GIGI

10 BAB 1 SEL PUNCAK DAN PROSPEK REGENERASI Semua organisme hidup, termasuk manusia, terdiri dari beberapa jenis sel khusus yang berasal dari sel primal yang sama, yaitu sel punca embrionik. Sel induk dapat berkembang menjadi beberapa jenis sel melalui proses pengendalian diferensiasi sel. Selama diferensiasi, gen tertentu dihidupkan sementara yang lain dimatikan. Gen yang diaktifkan selama diferensiasi menentukan jenis sel yang menjadi sel punca. Sel khusus untuk organ tertentu. Sel induk adalah sel yang tidak berdiferensiasi yang memiliki potensi untuk berdiferensiasi menjadi jenis sel lain. Kemampuan ini memungkinkan sel punca menjadi sistem perbaikan tubuh dengan menyediakan sel-sel baru selama organisme masih hidup. Berdasarkan asalnya, sel punca dibagi menjadi sel punca embrionik dan sel punca dewasa. 1, 2, 3, 4 Sel punca dewasa ditemukan dalam sel punca hemopoietik yang berasal dari sumsum tulang, darah tepi dan tali pusat, sel punca neuro, sel punca susu, sel punca adiposa, sel punca mesenkimal, sel punca penciuman dan sel punca pulpa . kedokteran gigi pasca melahirkan. Tidak seperti sel punca embrionik, penggunaan sel punca dewasa tidak kontroversial karena produksi sel punca dewasa tidak memerlukan penghancuran embrio. Sel punca dewasa dapat diisolasi dari sampel jaringan yang diperoleh dari jaringan dewasa. 5 Penelitian sel punca mendapat perhatian sejak penemuan bahwa sel punca dewasa memiliki kapasitas untuk membentuk beberapa jenis jaringan yang berbeda. Kemajuan dalam teknik penelitian juga telah membantu mengidentifikasi potensi sel punca, dan kapasitasnya untuk meregenerasi jaringan bahkan telah dipelajari dalam model transplantasi. 4, 5 Tubuh manusia memiliki kemampuan untuk beregenerasi. Sel-sel dalam jaringan seperti darah dan epitel membelah dengan cepat dan beregenerasi terus menerus sepanjang hidup, sementara sel-sel di sebagian besar jaringan berubah lebih lambat dan hanya merespons sinyal biologis tertentu. Pengembangan potensi lebih lanjut mengenai isolasi, potensi bawaan dan diferensiasi sel punca akan memberikan pengaruh positif pada pemahaman perkembangan regenerasi dan pengobatan. Stem cell yang unik adalah sel yang tidak biasa yaitu STEM CELL DAN REGENERASI JARINGAN PADA GIGI 1

Prosiding Seminar Nasional Biodiversitas: Dilaksanakan Tanggal 7 November 2015 Di Hotel Lorin Solo

11 BAB 2 STEM CELL 2.1 Definisi Stem Cell Stem cell, juga dikenal sebagai sel punca, adalah sel yang tidak berdiferensiasi yang memiliki potensi untuk berdiferensiasi menjadi jenis sel lain. Kemampuan ini memungkinkan sel punca berperan dalam sistem perbaikan tubuh dengan menyediakan sel-sel baru selama organisme hidup. Sel punca dapat diklasifikasikan berdasarkan potensi yang dimiliki sel tersebut atau berdasarkan asalnya. 3, 6 Berdasarkan potensinya sel punca dibagi menjadi sel punca totipoten, yaitu sel punca yang memiliki potensi untuk berdiferensiasi menjadi semua jenis sel. Sel punca totipoten berasal dari sel punca embrionik, yaitu sel hasil pembuahan sel telur oleh sel sperma pada fase morula. Sel induk berpotensi majemuk berasal dari massa sel pada fase blastokista dan berpotensi menjadi beberapa jenis sel. Sel punca unipoten adalah sel punca yang berasal dari jaringan pascanatal, yaitu sel punca yang hanya dapat menghasilkan satu jenis sel tertentu, tetapi memiliki kemampuan memperbaharui diri yang tidak dimiliki oleh sel non punca. Sel punca dewasa juga dapat dikatakan multipoten jika memiliki kemampuan untuk menghasilkan beberapa jenis sel, seluruh potensi sel punca tersebut ditunjukkan pada Gambar 6. Gambar 2.1. Potensi Sel Punca. 7 REGENERASI STEM SEL DAN JARINGAN DI BIDANG GIGI 3

12 BAB 3 SUMBER-SUMBER STEM CELL Berdasarkan asalnya, stem cell dibedakan menjadi dua, yaitu embrionic stem cell (sel induk embrionik) dan sel induk dewasa (adult stem cell). Sel punca embrionik adalah sel punca yang diambil dari embrio dalam fase blastokista, yaitu 5-7 hari setelah pembuahan. Massa sel bagian dalam embrio fase blastocyst dikelompokkan dan mengandung sel induk embrionik. Sel dapat diisolasi dari massa sel bagian dalam dan dikultur secara in vitro. Stem cell embrionik dapat diarahkan ke dalam sel apapun yang diinginkan, seperti sel darah, sel otot, sel hati, sel ginjal, dan sel lainnya, seperti terlihat pada Gambar 3.1 2, 6. Stem cell embrionik telah diketahui dapat berdiferensiasi menjadi beberapa dari jenis sel. 2, 6 Tabel 3.1 Sumber Stem Cells Jenis Stem Cells Embryonic Stem Cells Fetal Stem Cells Stem Cell Tali Pusar Berasal dari Plasenta Sel Stem Dewasa Deskripsi Sel berasal dari blastokista manusia Sel dari gonad dari janin yang diaborsi Sel dari darah tali pusat bayi yang baru lahir Sel dari plasenta Sel-sel yang baru lahir dari jaringan dewasa 3.1 Stem Cells Embrio Singkatnya, sel telur yang telah dibuahi menunjukkan sel-sel induk dasar karena potensi totipoten dan dapat berkembang menjadi organisme yang lengkap. Pada awal perkembangannya, telur totipoten yang telah dibuahi mengalami beberapa pembelahan sel yang cepat sebelum sel mengalami spesialisasi. Dengan tahapan PERKEMBANGAN SEL DAN REGENERASI JARINGAN DI BIDANG GIGI 7

13 BAB 4 DASAR BIOLOGIS REGENERASI JARINGAN DALAM BIDANG GIGI 4.1 Regenerasi Dentin Dentinogenesis adalah proses pembentukan dentin. Sel odontoblas berasal dari puncak saraf kranial dorsal (CNC) di lengkung cabang pertama.

Tandur Tulang Bone Graft Produksi Batan Dukung Regenerasi Tulang