Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

32

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri – Banyak penyakit umum menyerang setelah Idul Fitri. Umat ​​yang merayakan Idul Fitri harus berhati-hati, agar terhindar dari gangguan kesehatan yang justru mengganggu momen hari kemenangan.

Idul Fitri 1443 H jatuh pada 2 Mei 2022 setelah keputusan Kementerian Agama (Kemenag) pada Minggu (1/5/2022). Ini momen yang ditunggu-tunggu, apalagi setelah umat Islam berpuasa selama sebulan. Namun, momen kemeriahan ini kerap menimbulkan masalah baru bagi kesehatan.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Adanya perubahan pola makan yang drastis pasti menjadi faktor utama dalam kasus ini. Selama bulan Ramadhan, perut umat Islam umumnya kosong sekitar 12 jam karena berpuasa. Namun menjelang Idul Fitri, banyak dari mereka yang tidak mengontrol pola makannya.

Cara Mencegah Gangguan Pencernaan Setelah Lebaran, Sering Konsumsi Makanan Ringan Bisa Dicoba

Hal ini kemudian menyebabkan segala macam gangguan pencernaan. Tak hanya itu, jenis penyakit lain pun bermunculan. Berikut beberapa penyakit setelah lebaran dan cara pencegahannya bagi umat muslim.

Diare merupakan salah satu penyakit pencernaan yang sering dialami oleh umat muslim setelah Idul Fitri. Diare biasanya disebabkan oleh bakteri dan konsumsi makanan asam, pedas, manis, dan santan yang berlebihan.

Dilansir dari website Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto, cara pencegahan diare yang pertama adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan agar makanan tidak terkontaminasi bakteri. Kedua, menjaga pola makan dan jenis makanan yang dikonsumsi seperti asam, pedas dan santan.

Penyakit kedua yang sering terjadi saat lebaran adalah maag. Penyakit ini dapat disebabkan oleh perubahan pola makan yang signifikan, terutama konsumsi santan dan makanan pedas. Pencegahan maag yang paling sederhana adalah dengan mengatur pola makan.

Ingin Puasa Ramadhan 2022 Anda Lancar? Hindari 5 Gangguan Pencernaan Dengan Cara Ini

Penyakit ketiga setelah diare dan maag yang dampaknya lebih lambat saat lebaran adalah peningkatan gula darah dan kolesterol. Peningkatan gula darah umumnya disebabkan oleh konsumsi makanan manis yang berlebihan.

Kadar gula darah yang meningkat dengan cepat dapat memicu risiko terjadinya hiperglikemia. Kondisi ini bisa dihindari dengan mengontrol asupan gula atau makanan manis.

Di sisi lain, kolesterol juga menjadi masalah serupa, seperti peningkatan gula darah. Penyebabnya adalah konsumsi makanan berlemak seperti soto ayam, sambal kentang, sayur labu, dan ayam goreng.Pengontrolan asupan makanan merupakan faktor pencegahan sederhana peningkatan kolesterol.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Kesibukan di hari raya Idul Fitri, seperti mengunjungi sanak saudara, tetangga, dan lain-lain, tentu membuat keluh kesah. Hal-hal seperti itu jika tidak diperhatikan tentu dapat menyebabkan kesehatan tubuh menurun sehingga rentan terhadap penyakit.

Dispepsia Dan Bagaimana Mengatasinya, Tukang Jalan Dan Kuliner Wajib Tahu!

Oleh karena itu, selain memperbanyak aktivitas saat Idul Fitri, umat Islam harus memenuhi konsumsi makanan dan istirahat yang cukup bagi tubuh.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), tips Lebaran untuk mencegah PTM (Penyakit Tidak Menular) adalah dengan menikmati berbagai hidangan, namun tetap membatasi asupan gula, garam, dan lemak berlebih. Selain itu, perbanyaklah makan buah dan sayur serta jangan tergiur dengan teman yang merokok. /Instagram.com/@encim.gendut

PR – Bulan Ramadhan telah berakhir dan umat Islam di seluruh dunia kini sedang merayakan Idul Fitri.

Idul Fitri di Indonesia selalu dirayakan dengan tradisi menyajikan menu makanan tertentu, seperti ketupat dan opor ayam.

Panduan Sehat Menu Buka Puasa Dan Sahur

Dengan ragam makanan khas Idul Fitri, kita pasti ingin menikmati semua hidangan tersebut setelah sebulan penuh berpuasa.

Namun karena saat berpuasa tubuh kita terbiasa makan lebih sedikit, maka saat Idul Fitri tiba, kita harus lebih berhati-hati.

Selain itu, kita juga mungkin ingin menjaga berat badan agar tidak bertambah lagi di hari raya Idul Fitri setelah sebulan penuh berpuasa.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Tidak ada salahnya menikmati makanan yang disajikan pada hari raya Idul Fitri, namun makan terlalu banyak bisa membuat kewalahan.

Tips Sahur Bagi Penderita Maag Agar Tetap Bisa Berpuasa

Perubahan pola makan yang tiba-tiba setelah puasa Ramadhan bisa sangat berbahaya bagi tubuh, yang antara lain bisa menyebabkan kembung dan gangguan pencernaan.

Untuk itu, berikut lima tips menjaga kesehatan tubuh sekaligus mencegah kenaikan berat badan kembali saat Idul Fitri, dikutip PikiranRakyat-.com dari Times of India.

Ini karena olahraga melepaskan hormon perasaan senang, yang secara positif memengaruhi suasana hati dan membantu mengatur nafsu makan.

Baca juga: Tes Psikotes: Anda Yakin Berbakat Jadi Psikolog? Tebak Wanita mana yang mencintai pria kulit putih

Infografik: Tata Cara Pemotongan Hewan Kurban Di Wilayah Ppkm Darurat

Jika Anda berolahraga di pagi hari, Anda tidak akan merasa bersalah makan soto ayam dan ketupat di siang hari Idul Fitri.

Cara terbaik dan termudah untuk mengendalikan diri dari makan gorengan adalah dengan makan sayur terlebih dahulu.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan setelah berpuasa, Anda dapat mempertahankan tujuan tersebut dengan menjaga ukuran porsi selama liburan.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Makan dengan penuh perhatian dapat membantu Anda mengendalikan nafsu makan. Sementara itu, makan sambil berbicara bisa membuat Anda makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh.

Agar Badan Tidak Drop Saat Lebaran, Intip 5 Tips Pentingnya

Kita semua menyukai makanan manis, tetapi hanya pada kesempatan tertentu kita diberi alasan untuk menikmatinya lebih banyak.

Kita sering berpikir bahwa minuman bersoda dapat membantu mencerna makanan berminyak, tetapi sebenarnya justru sebaliknya.

Tes IQ: Apakah Anda Yakin Memiliki Analisis yang Kuat? Buktikan dengan menemukan 3 perbedaan gambar ibu ini antara anak sekolah

Jadwal Tayang Berbeda, Alchemy of Souls Season 2 Rilis Malam Ini Kapan? Terlampir adalah tautan untuk menonton subtitle bahasa Indonesia

Resep Daging Untuk Hari Raya Idul Adha

Segera cek BPUM 2022 di eform.bri.co.id, BLT UMKM Rp 600.000 akan disalurkan kepada pengusaha yang memenuhi persyaratan tersebut!

3 Link Live Streaming dan Prediksi Skor Persebaya vs Persik Pukul 15.00, Line Up Pemain Lengkap, Butuh 3 Poin!

Sambal Terasi Kemangi, Nikmat Disantap dengan Nasi Hangat dan Ayam Goreng, Ini Resep dan Cara Membuatnya BunPORTAL – Gangguan pencernaan kerap menyerang siapa saja. Namun, penelitian baru mengungkapkan bahwa mengubah perilaku protokol kesehatan Covid-19 ternyata bisa mencegah penyakit ini.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Meski begitu, masih bisa menularkan. Oleh karena itu, pakar kesehatan merekomendasikan tips mencegah gangguan pencernaan, seperti dikutip dari pmjnews pada Kamis, 7 April 2022.

Tips Jaga Kondisi Tubuh Tetap Fit Usai Lebaran

Direktur medis Fleet Street Clinic Richard Dawood mengatakan virus dan bakteri yang menyebabkan infeksi saluran cerna disebarkan melalui makanan, air, atau tangan yang terkontaminasi. Sehingga beliau menekankan bahwa kebersihan tangan sangat penting.

“Ketahui apa yang telah Anda sentuh, dan pastikan untuk segera mencuci tangan atau menggunakan pembersih sebelum memegang makanan atau memasukkan tangan ke dalam mulut,” jelas Richard.

Baca juga: Hasil UCL Real Madrid 1-3 Chelsea: Karim Benzema Cetak Hat-trick, Netizen: Mode Horor Wak Haji Ramadhan!

Gel pembersih tangan bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19, namun tidak serta merta menghilangkan penyebab sakit perut. Pembersih tangan berbasis alkohol tidak efektif melawan norovirus, yang merupakan penyebab umum penyakit diare.

Penyakit Pasca Lebaran Idul Fitri Dan Cara Mencegahnya

Lee memperingatkan bahwa jarang mencuci seprai dapat menyebabkan penyakit. Ia mengatakan, tempat tidur yang lembab itu mengandung tungau debu, kulit yang mengelupas, sisa-sisa tubuh lainnya, dan kontaminasi feses.

“Ganti seprai Anda seminggu sekali, atau lebih sering jika Anda membiarkan hewan peliharaan tidur di tempat tidur Anda. Jika Anda menderita asma atau alergi, Anda harus mencuci seprai setiap tiga sampai empat hari,” kata Lee.

Direktur medis Healthspan, dokter Sarah Brewer, memperingatkan bahwa dapur berpotensi menjadi sarang serangga. Ia menyarankan untuk menghindari makanan yang belum dimasak atau dipanaskan secara menyeluruh dan makanan yang dibiarkan beterbangan.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Faktor risiko lainnya termasuk tidak membersihkan permukaan dapur dengan benar dan tidak menghentikan hewan peliharaan berjalan di permukaan dapur, kata Sarah.

Jangan Kalap, 6 Tips Mencegah Gangguan Pencernaan Sebelum Santap Masakan Idul Fitri

Dokter Lee mengatakan barbekyu dan piknik dapat menyebabkan gastroenteritis. Hal ini karena bakteri E.coli dan campylobacter dapat muncul dari daging yang kurang matang.

Oleh karena itu, Lee menyarankan untuk mencuci tangan setelah menyentuh daging mentah dan menjauhkan daging dari makanan lain.

“Pilihan yang baik adalah memasak daging di oven dan menghabiskannya di atas panggangan, lalu Anda tahu itu matang di tengah,” kata Lee.

“Sushi dan makanan laut mentah; keju lunak dan biru; telur mentah atau setengah matang; daging olahan; jus atau sari yang tidak dipasteurisasi; dan air dari sungai dan sumur luar,” katanya.***

Agar Tetap Aman Dan Bahagia, Ini Cara Rayakan Idulfitri Saat Pandemi

Segera cek BPUM 2022 di eform.bri.co.id, BLT UMKM Rp 600.000 akan disalurkan kepada pengusaha yang memenuhi persyaratan tersebut!

3 Link Live Streaming dan Prediksi Skor Persebaya vs Persik Pukul 15.00, Line Up Pemain Lengkap, Butuh 3 Poin!

Sambal Terasi Kemangi, Nikmat Disantap dengan Nasi Hangat dan Ayam Goreng, Ini Resep dan Cara Membuat Bakpao Hal ini bisa terjadi karena di bulan Ramadhan sistem pencernaan menyesuaikan dengan pola makan saat puasa.

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Pasalnya, makanan tersebut memiliki jumlah kalori yang tinggi dan dapat mengganggu sistem pencernaan, bahkan dapat menimbulkan risiko jangka panjang.

Dinas Kesehatan Kota Depok

Baca Juga: Jangan Makan Pedas Tapi Perut Kram Sehabis Sarapan, Bunda Bisa Punya Masalah Pencernaan Ini

, begini cara mencegah gangguan pencernaan setelah lebaran menurut dr. Zaineb Sabri, spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Medcare Sharjah, UEA.

Baca Juga: Gak heran Menantu Jarang Sakit di Bulan Ramadhan, Kuncinya Rutin Minum Minuman Ini Pagi-Pagi, Perubahan Badan Terasa Sungguh Tak Terduga.

Agar tubuh terhindar dari gangguan pencernaan, sebaiknya Bunda mengonsumsi yogurt setelah lebaran untuk melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

Pentingnya Daging Asuh (aman, Sehat, Utuh Dan Halal) Pada Kebutuhan Rumah Tangga

Bunda harus tahu, beberapa penyakit yang paling sering dikhawatirkan setelah lebaran adalah diare, radang tenggorokan, darah tinggi dan maag.

Jemaat Al Nahyan Sorot Gegara Pakai Jomblo di Nikah Kaesang Pangarab, Ayah Bobby Nasution langsung minta maaf ke adiknya.

Agar Papa Lebih Puas di Ranjang, Ikuti 7 Tips Foreplay Intim Kuat dan Tahan Lama

Tips Menghindari Gangguan Pencernaan Saat Idul Fitri

Untuk Papa Juga Obat Tonik Alami Kurma adalah rahasia paling ampuh untuk membuat ayah kuat dan tahan lama serta memperbesar peluang memiliki momongan.

Tips Lebaran Lebih Sehat, Tak Kalap Dengan Hidangan Yang Melimpah

#tonik alami #cara mengobati daun kumis kucing untuk batu ginjal #cara membuat jus buah pinang muda untuk tonikum #bercak pada kulit #cara menghilangkan tahi lalat dengan sabun dan sabun putih #obat flu bayi 0-6 bulan #landong