Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

32

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak – Keputihan bisa terjadi tidak hanya pada wanita, tapi juga pada bayi. Jangan panik dulu, cari tahu penyebab dan cara membersihkannya pada artikel di bawah ini.

Terkadang bayi yang baru lahir mengalami berbagai perubahan yang mengejutkan para ibu. Apalagi jika hal-hal baru tersebut dialami pertama kali saat memiliki bayi.

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Suatu kondisi yang mungkin mengejutkan adalah keputihan pada bayi perempuan. Ibu mungkin bertanya-tanya apakah keputihan ini tergolong berbahaya.

Penyebab Keputihan Pada Remaja Yang Kerap Terjadi

Padahal, tidak semua keputihan pada bayi baru lahir merupakan pertanda adanya masalah kesehatan. Jadi, tidak perlu panik dan khawatir berlebihan.

Keputihan normal pada bayi baru lahir dan biasanya disebabkan oleh hormon ibu selama kehamilan. Namun, Anda harus mewaspadai kemungkinan infeksi sebagai penyebabnya. Berikut penjelasan lengkapnya:

Selama kehamilan, hormon berpindah dari ibu ke bayi melalui plasenta. Hormon ini dapat menyebabkan gejala yang berbeda pada bayi perempuan dan laki-laki yang baru lahir.

Hormon estrogen dan progesteron tinggi pada wanita hamil. Hormon-hormon ini dapat melewati plasenta dan mencapai bayi.

Vagina Gatal Saat Hamil? Waspada Infeksi Jamur Vagina

Setelah lahir, bayi akan kehilangan suplai hormon estrogen dan progesteron. Kondisi ini menyebabkan perubahan yang tidak biasa pada bayi perempuan dan laki-laki.

Pada bayi perempuan, terhentinya suplai hormon estrogen dan progesteron yang biasanya diproduksi saat berada dalam kandungan menyebabkan reaksi pada tubuh. Hal inilah yang menyebabkan bayi mengeluarkan lendir seperti keputihan, bahkan terkadang berdarah.

Umumnya ibu akan mengalami banyak perubahan dalam waktu 1-3 hari setelah bayi lahir. Sebagian besar perubahan akan hilang dalam 2 minggu pertama.

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Bayi dan anak kecil biasanya memiliki sedikit keputihan. Warnanya biasanya transparan, putih atau agak kuning, tidak berbau.

Keputihan Berwarna Cokelat Selama Kehamilan, Apa Artinya?

Jika ciri-ciri keputihan pada bayi perempuan Anda seperti yang telah disebutkan di atas, segera hubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Karena gejala tersebut bisa menjadi tanda infeksi.

Keputihan pada bayi tidak memerlukan penanganan khusus, karena biasanya akan hilang dengan sendirinya. Anda cukup membersihkan keputihan dengan air hangat pada kain basah yang lembut atau bola kapas atau kain lembut.

Demikian penjelasan mengenai penyebab keputihan pada bayi baru lahir dan cara membersihkannya. Meskipun pada umumnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tidak ada salahnya menemui dokter untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Apakah Anda memiliki pertanyaan lain tentang perawatan bayi baru lahir? Jangan ragu untuk bertanya melalui fitur Live Chat di aplikasi Menghadapi banyak masalah pada ibu hamil, seperti keputihan saat awal kehamilan. Bagi wanita, keputihan merupakan hal yang umum terjadi baik pada wanita hamil maupun tidak hamil. Keputihan yang normal pada ibu hamil biasanya berwarna putih bening dengan bau yang samar. Namun, beberapa keputihan lain yang terjadi selama kehamilan harus diperhatikan dan tidak boleh diabaikan.

Waspada Keputihan Saat Hamil Muda!

Ada beberapa jenis keputihan yang bisa berbahaya bagi ibu hamil saat hamil muda. Sedangkan keputihan yang tidak normal dapat disebabkan oleh jamur candida SP atau bakterial vaginosis. Jika ibu hamil mengalami hal ini, maka dapat mengakibatkan hal-hal buruk seperti:

Perlu diketahui bahwa efek negatif yang ditimbulkan oleh keputihan yang tidak normal selama kehamilan dapat menyebabkan kelahiran prematur. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, ibu hamil disarankan untuk rutin memeriksakan kesehatannya, terutama jika mendapati keputihan yang tidak normal.

Persalinan prematur disebabkan oleh bakteri vaginosis, yang dapat menyebabkan infeksi pada vagina dan menyebar ke rahim, yang dapat merusak lapisan rahim dan menyebabkan bayi prematur.

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Selain bakteri vaginosis, keputihan yang tidak normal saat hamil bisa disebabkan oleh trikomoniasis atau klamidia. Jenis virus ini disebabkan oleh penyakit menular seksual. Dengan menyebarnya penyakit tersebut, ibu hamil mengalami keputihan yang tidak normal. Jika kondisi ini berlanjut selama kehamilan, hal itu dapat berdampak buruk pada rahim yang terinfeksi.

Penyebab Keputihan Berlebihan Yang Perlu Diwaspadai

Selain berdampak negatif pada kelahiran bayi prematur, keputihan yang tidak normal saat hamil juga bisa menjadi risiko keguguran. Hal ini dapat terjadi jika ibu hamil tidak memperhatikan kesehatannya selama kehamilan. Keputihan yang normal dapat ditandai dengan cairan bening atau putih susu tanpa meninggalkan bau yang tidak sedap. Jika Anda merasa keputihan saat hamil berwarna kuning atau coklat dan mengeluarkan bau yang tidak sedap, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Keputihan yang tidak normal selama kehamilan dapat berdampak buruk pada bayi, karena keputihan dapat terjadi akibat infeksi. Infeksi yang terjadi pada ibu hamil dapat menular ke bayi yang dikandungnya, misalnya jika mulut bayi terkena jamur akibat infeksi yang dimiliki ibu. Selain itu, keputihan yang tidak normal lainnya juga dapat menyebabkan pneumonia, radang otak dan penyakit lainnya.

– – – – – – Editor’s Choice– – – – – – Bahaya Merokok Bagi Kesuburan Pria dan Wanita Apakah Anda sering onani? Ini berbahaya bagi kesehatan reproduksi! Pelajari organ reproduksi dan jenis penyakitnya Pelajari penyebab siklus haid tidak normal 8 tanda masa subur wanita agar cepat hamil Lakukan tes deteksi dini gejala HIV AIDS Hati-hati dengan kanker prostat sejak dini. untuk

Keputihan yang tidak normal dapat ditandai dengan keluarnya cairan kental berwarna hijau atau kuning kecoklatan dari vagina, meninggalkan bau amis atau tidak sedap, gatal pada daerah kewanitaan bahkan dapat menyebabkan iritasi. Keputihan saat hamil muda cukup normal selama keputihan tidak memiliki ciri-ciri tersebut di atas. Unduh aplikasi di Playstore dan Appstore, apotek online untuk mengembalikan resep. Solusi pengobatan anti kejang.

Waspada, Minggu 10 November 2013 By Harian Waspada

Dr. Stephani | November 29, 2022 Vytorin Obat yang mana? Berikut manfaat, dosis dan efek sampingnya! Baca lebih banyak

Dr. Stephani | November 29, 2022 Obat apa itu Ezetimibe? Cek manfaat, dosis dan efek samping Baca selengkapnya

Dr. Stephani | November 25, 2022 Mengenal Jenis Obat Vasodilator: Cara Kerja, Daftar Obat dan Efek Samping Baca Selengkapnya

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Dr. Stephani | 24 November 2022 Dukung Perjuangan Sembuh, Ini 5 Manfaat Bergabung dengan Komunitas Kanker Indonesia Read More

Keputihan Bercampur Darah, Apakah Berbahaya?

Artikel Sebelumnya Waspadai Faktor Risiko dan Penyebab Penyakit Radang usus buntu Next Article Fakta Penting Cara Menghitung Usia Kehamilan

Adalah aplikasi berbasis mobile yang menawarkan layanan penukaran obat dengan resep yang praktis, aman dan nyaman. Kami juga menyediakan layanan konsultasi dengan dokter.

Estimasi pengiriman instant maksimal 4 jam setelah obat diterima oleh kurir, dan estimasi pengiriman regular berdasarkan estimasi kurir pilihan customer.

Chat via Whatsapp Fast Respon, Jawaban Akurat Download Aplikasi Obat Dijamin Asli, Lengkap dan Murah Pelajari Lebih Lanjut

Penyebab Dan Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Produk Kesehatan Terlaris: EA Mask Anti-Bacterial Avamys Nasal Spray 120 Minute Spray Kimia Farma Salicyl Talk Strip PEDIALYTE BUBBLE GUM 500 ML

Obat terlaris: Isoman B Sirup Biolysin Isoman A Azomax 500MG Cap 10S Azitromisin Dexa 500 mg Sirup Rhinos Junior 60 ml Isoprinosine 500 mg Sirup Tremenza Fluimucil 600 mg Fluimucil 200 mg

Most Wanted : Blackmores Pregnancy I-Folic Atorvastatin Novell 20MG Tab 30S Atorvastatin Dexa 20 MG Tab 30S Lapicef Capsules 500 mg Optimax For G Insaar 50MG 30 Tablet Glumin XR 500 MG 30MG 30 Tablet Glumin XR 500 MG 30 MG 30 Tablet Princess Black MG 30 MG Tablet Princess MG 30 MG Tablet 30S Lapicef Kapsul Minyak + Minyak IkanLiputan6.com, Jakarta Keputihan merupakan hal yang wajar dialami oleh setiap wanita, terutama wanita usia subur. Keputihan yang normal ini biasanya tidak disertai dengan keluhan lain yang mengganggu. Namun, hati-hati jika terjadi perubahan warna dan bau yang tidak sedap, karena bisa jadi itu adalah tanda-tanda keputihan yang berbahaya.

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Keputihan atau keputihan adalah cairan atau lendir yang keluar dari vagina. Lendir ini berfungsi menghilangkan sel-sel mati dan mikroba dari tubuh. Tujuannya agar vagina tetap bersih dan melindungi vagina dari iritasi atau infeksi.

Apakah Keputihan Saat Hamil Berbahaya?

Meski sebenarnya merupakan hal yang normal, keputihan bisa menjadi pertanda suatu penyakit. Apalagi jika keputihan disertai dengan keluhan lain seperti vagina gatal atau nyeri. Kondisi ini bisa disebabkan oleh perawatan organ intim yang tidak tepat atau penyakit, misalnya penyakit menular seksual.

Oleh karena itu, Anda harus mengetahui tanda-tanda keputihan berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit serius. Berikut ulasan penyebab gejala keputihan berbahaya dan cara mengatasinya, seperti dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (7/5/2021).

**Gempa Cianjur meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari ringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi bersama: Rekening BCA No: 500 557 2000 Dana Pundi Amal Peduli Kasih A.N. Bantuan berupa sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. akan disampaikan dalam bentuk Kepedulian kita adalah harapan mereka.

Pengertian keputihan adalah keluarnya cairan dari vagina. Keputihan merupakan cara alami tubuh untuk menjaga kebersihan dan kelembapan organ kewanitaan.

Pakai Pantyliner Saat Keputihan, Aman Atau Bahaya?

Keputihan fisiologis (alamiah) merupakan keputihan yang normal. Gejala keputihan yang normal adalah sedikit cairan, bening, tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa gatal. Keputihan alami dapat terjadi karena perubahan hormonal selama siklus menstruasi, stres, kehamilan, kontrasepsi, dan aktivitas seksual. Keputihan patologis (gangguan) adalah keputihan yang tidak normal. Keputihan yang tidak normal ini berbau, gatal dan cukup banyak. Penyebabnya mungkin infeksi, alergi, benda asing atau tumor pada sistem reproduksi. Diperkirakan sekitar 75% wanita dewasa di Indonesia mengalami keputihan.

Gejala keputihan berbahaya yang paling umum adalah perubahan warna. Keputihan yang normal berwarna putih bening dan tidak berbau. Namun, jika keputihan berwarna putih susu, abu-abu atau hijau, itu mungkin menandakan masalah kesehatan yang serius. Biasanya, perubahan warna ini disebabkan oleh infeksi bakteri.

Tanda keputihan berbahaya lainnya adalah munculnya bau yang tidak sedap. Jika perubahan warna disertai dengan bau yang menyengat, kemungkinan besar Anda mengalami infeksi bakteri pada vagina. Pada umumnya bau yang dihasilkan akan berbau seperti amis dan busuk.

Waspada Keputihan Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Tanda keputihan berbahaya lainnya adalah ia memiliki struktur yang berbeda. Keputihan memiliki struktur yang berbeda. Tapi, biasanya

Keputihan Tidak Wajar Bisa Jadi Gejala Kanker Serviks

Mengapa bisa terjadi keputihan, mengapa bisa terjadi keputihan pada wanita, terjadi keputihan, apakah keputihan bisa terjadi pada remaja, apakah hamil juga keputihan, keputihan pada wanita terjadi karena, mengapa terjadi keputihan pada remaja, kenapa bisa terjadi keputihan, mengapa terjadi keputihan pada wanita, sebab terjadi keputihan pada wanita, kenapa bisa terjadi keputihan banyak, kenapa terjadi keputihan pada wanita