JawaPos.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan memberikan tambahan bantuan militer senilai USD 2,5 miliar (sekitar Rp 37,73 triliun) guna memenuhi kebutuhan keamanan dan pertahanan Ukraina. Hal ini disampaikan oleh Kementerian Pertahanan AS, Kamis (19/1).

Paket bantuan yang baru itu mencakup tambahan amunisi sistem rudal darat ke udara (NASAMS) dan sistem pertahanan udara Avenger untuk membantu Ukraina melawan berbagai ancaman jarak pendek maupun menengah serta memperkuat pertahanan udara negara tersebut.

Tambahan bantuan juga meliputi 59 kendaraan tempur infanteri Bradley (Bradley IFV) dan 90 kendaraan lapis baja Stryker untuk mengangkut personel militer.

“Serangan udara terbaru Kremlin terhadap infrastruktur penting Ukraina sekali lagi menunjukkan dampak yang menghancurkan dari perang brutal Rusia di Ukraina,” kata Departemen Pertahanan Amerika Serikat dalam laman resminya.

Menurut laman tersebut, Amerika Serikat sejak awal pemerintahan Presiden Joe Biden secara total telah berkomitmen untuk menyumbang lebih dari USD 27,4 miliar (Rp 413,6 triliun) dalam bentuk bantuan militer ke Ukraina.

Sejak 2014, AS berkomitmen memberikan bantuan keamanan senilai sedikitnya USD 29,5 miliar (Rp 445,3 triliun) lebih untuk Ukraina dan sedikitnya USD 26,7 miliar (Rp 403,1 triliun) sejak awal invasi Rusia pada 24 Februari 2022.

Source