JawaPos.com – Mulai hari ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah memulai pemberian vaksin Covid-19 booster kedua atau dosis keempat bagi masyarakat umum. Meski begitu, para ahli justru sudah mulai mempertimbangkan pentingnya pemberian vaksin hingga 5 dosis karena varian baru terus muncul.

Dilansir dari abc.net.au, Selasa (24/1), Kelompok Penasihat Teknis Imunisasi Australia (ATAGI) sedang mempertimbangkan dosis vaksin Covid-19 kelima. Akan tetapi berapa banyak booster yang harus kita dapatkan dan siapa yang memenuhi syarat?

Saat ini, vaksin dosis kelima sudah tersedia di Australia untuk orang dewasa dengan gangguan sistem kekebalan yang parah. Akan tetapi, ATAGI sedang mempertimbangkan apakah akan menyetujuinya untuk masyarakat umum.

Mengenai vaksin pertama, sekitar 20 juta orang di Australia sudah mendapatkannya. Dan sekitar 19,8 juta orang telah kembali untuk dosis kedua.

Dari mereka yang memenuhi syarat, 14,3 juta orang telah mendapatkan dosis ketiga. Dan data menunjukkan 5,4 juta orang memiliki dosis keempat.

Di Indonesia, menurut data Kemenkes, sudah 87 persen orang mendapatkan vaksin dosis 1, sebanyak 75 persen mendapatkan dosis 2, sebanyak 29 persen orang mendapatkan dosis 3, dan 5,37 persen mendapatkan dosis keempat. Sebelumnya, baru tenaga kesehatan dan lansia yang mendapatkan booster kedua atau dosis keempat.

Associate profesor Monash University James Trauer mengatakan, sebenarnya lebih relevan untuk melihat berapa lama sejak seseorang mendapatkan vaksin terakhir mereka daripada berapa banyak dosis yang mereka miliki secara total.

ATAGI merekomendasikan orang untuk menunggu setidaknya tiga bulan sebelum mendapatkan suntikan booster. Dan efektivitas vaksin berkurang seiring waktu.

Menurut dr. Trauer, efeknya mulai berkurang setelah bulan pertama. Dan vaksin memiliki efek yang lebih kecil dalam tiga, enam, dan sembilan bulan berikutnya. Dia mengatakan, dosis booster sangat penting bagi orang tua dan mereka yang rentan.

“Fokusnya adalah kelompok rentan yang memenuhi syarat,” kata dr Trauer.

Source