Cari Penyebab Kematian, Polisi Akan Ekshumasi Korban Pertama Wowon dkk

11

JawaPos.com – Halimah telah dipastikan menjadi korban pertama pembunuhan berantai Wowon Erawan alias Aki dan kawan-kawan. Halimah tewas pada 2016 silam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyidik berpotensi melakukan ekshumasi kepada jenazah Halimah. Hal itu, guna memastikan penyebab kematian Halimah.

“Proses penyelidikan belum tehenti, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan ekshumasi penyebab kematian,” kata Trunoyudo kepada wartawan, Senin (23/1).

Sejauh ini, Halimah tewas dibunuh oleh Solihin alias Duloh. Namun, Duloh menyampaikan kepada Wowon bahwa Halimah tewas karena sakit.

“Halimah ini merupakan falimily tree dari Maimunah termasuk dari pelaku Wowon istri Wowon yang kemudian sudah meninggal yang anak tiri Maimunah dinikahi juga oleh Wowon,” jelas Trunoyudo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan kasus tewasnya tiga orang di Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat tidak murni keracunan. Para korban dipastikan tewas akibat diracun. Korban meninggal adalah ibu dan anak atas nama AM, 35; RAM, 21; dan MR, 19.

“Dari fakta awal ada fakta baru bahwa narasi yang dikembangkan mati keracunan tidak benar, tapi itu pembunuhan,” kata Fadil.

Tak hanya itu, kasus ini disebut Fadil sebagai pembunuhan berantai. Masih ada korban-korban lain. Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan 3 orang tersangka. Mereka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan M Dede Solehudin.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 380 KUHP tentang pembunuhan, juncto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Mereka terancam pidana 20 tahun penjara, atau penjara seumur hidup atau pidana mati.

Source