Dihadiri Wapres, Pemprov Kalsel Matangkan Persiapan Haul Guru Sekumpul

9

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan kesiapan pelaksanaan Haul Akbar Ke-18 Syekh Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Sekumpul di Kabupaten Banjar, Kamis (26/1). Rencananya acara itu dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

”Rapat koordinasi terakhir sebelum pelaksanaan haul besok (26/1) kami gelar hari ini di Korem 101/Antasari,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Rabu (25/1).

Dia menjelaskan, dengan adanya rencana kehadiran wapres, diperlukan kesiapan dari sisi pengamanan yang lebih ekstra di lokasi haul di kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Jalan Kertak Baru Kampung Keramat, Kecamatan Martapura Timur.

Dia mengingatkan, semua unsur yang terlibat mendukung kesuksesan haul tersebut wajib bersinergi dan berkoordinasi agar memahami tugas masing-masing. ”Yang paling penting juga bagaimana kita memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh jamaah mulai kedatangan, saat pelaksanaan, dan kepulangan,” kata Roy Rizali Anwar didampingi Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari Brigjen TNI Rudi Puruwito.

Roy menyebut, sejumlah hal perlu menjadi atensi khusus. Seperti arus lalu lintas, tempat parkir kendaraan, posko kesehatan, serta dapur umum, yang akan menyediakan makanan bagi jamaah haul. Adapun kantong-kantong parkir kendaraan disediakan di Masjid Agung Al Karomah Martapura, Majelis Habib Zein, Jalan KH Anang Sya’rani Arif, Masjid Tuhfaturraghbin, dan lapangan batu bara.

Disediakan juga lebih dari 40 dapur umum, 21 posko kesehatan, serta posko yang dibuat relawan untuk melayani jamaah.

Sementara itu, Polres Banjar menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup beberapa ruas jalan. ”Mohon masyarakat bisa memakluminya untuk kelancaran pelaksanaan haul dan tidak terjadi kemacetan,” kata Kapolres Banjar AKBP M. Ifan Hariyat di Martapura.

Petugas akan menutup ruas Jalan Martapura Lama, Jalan Kertak Baru, dan Jalan KH Anang Sya’rani Arif.

Kemudian selama pelaksanaan haul dan sehari setelahnya, kendaraan bersumbu tiga atau roda enam ke atas agar tidak beroperasi melintasi Jalan Ahmad Yani. Untuk menghindari kemacetan pada Kamis (26/1) mulai pukul 12.00 hingga 24.00 wita, pengalihan arus via Matraman dan Sungai Ulin. Selanjutnya, pengendara dapat melintasi rute Kandangan atau Margasari ke arah Kabupaten Barito Kuala.

Sedangkan bagi jamaah yang menggunakan transportasi air jalur sungai menuju lokasi haul kediaman pribadi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Kampung Keramat Jalan Kertak Baru, Kecamatan Martapura Timur, disediakan dermaga kapal di Sungai Martapura.

”Kami imbau agar seluruh masyarakat dan jamaah dapat mematuhi arahan petugas di lapangan termasuk relawan demi kelancaran dan kenyamanan kita semua mengikuti haul,” ujar Ifan.

Polda Kalsel dan Polres Banjar mengerahkan 1.200 personel gabungan untuk mengamankan Haul Akbar Guru Sekumpul kali ini. Haul tahun ini diprediksi menyedot lebih banyak jamaah lantaran untuk pertama kalinya digelar setelah dua tahun ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

Pada Haul ke-15 (2020), Ifan menyebut dua juta lebih jamaah hadir memadati area Kelurahan Sekumpul, Kota Martapura yang menjadi pusat acara di Musholla Ar Raudhah Sekumpul.

Source