Ditolak di Banyak Tempat, Memengaruhi Persiapan Arema FC

9

JawaPos.com-Sampai saat ini, Arema FC masih terlunta-lunta. Belum punya ’’rumah’’ untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2022–2023.

Mendapat sanksi dilarang main di Malang pascatragedi Kanjuruhan memaksa Singo Edan harus mencari stadion lain untuk jadi home base.

Masalahnya, beberapa opsi kandang yang diajukan mendapat penolakan. Mulai stadion di Bali, Stadion Sultan Agung (Bantul), Stadion Moch. Soebroto (Magelang), hingga Stadion Jatidiri (Semarang).

Penolakan itu yang membuat Arema FC harus menunda pertandingan kandang melawan Borneo FC pada 16 Januari lalu.

Ditolak di banyak tempat memengaruhi persiapan Arema FC. Terakhir, untuk persiapan laga melawan PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang, manajemen mereka pun tidak menyebut lapangan mana yang digunakan Johan Alfarizi dkk berlatih.

Namun, situasi itu menurut pelatih Arema FC Javier Roca tidak memengaruhi mental skuadnya. ’’Staf di luar tim juga sedang berusaha mencarikan kami home base sampai saat ini,’’ ujarnya.

Namun, di satu sisi, penundaan pertandingan akibat belum juga mendapatkan home base menguntungkan bagi Arema. Sebab, kondisi kebugaran pemain lebih bagus dibandingkan dengan tuan rumah PSIS Semarang yang terakhir bertanding pada 16 Januari lalu melawan RANS Nusantara FC. PSIS away ke Bogor.

Menempuh perjalanan yang cukup panjang. Kondisi inilah yang akan dimanfaatkan oleh Roca. ’’Kami datang ke Semarang untuk mendapatkan kemenangan bagi Arema,’’ tegasnya.

Roca mengaku tidak peduli dengan kondisi lawan. Pria asal Cile itu hanya ingin fokus ke timnya. ’’Saya tahu PSIS ada banyak perubahan, kami harus waspada,’’ ungkapnya.

Hal senada dikatakan Arkhan Fikri. Dia tidak mau berpikir bahwa PSIS kelelahan karena sudah menjalani pertandingan empat hari lalu. ’’Menurut saya itu sudah biasa. Yang terpenting bagaimana kami menunjukkan di lapangan,’’ paparnya.

Namun harapan Arema untuk meraih poin melawan PSIS kandas. Arema tumbang dengan skor 0-1 melalui gol dari pemain pengganti Riyan Ardiansyah pada menit ke-81.

Source