Djokovic Melawan Kondisi Fisik yang Tak Mendukung

11

JawaPos.com – Asa Novak Djokovic menyamai rekor Rafael Nadal sebagai peraih gelar grand slam terbanyak sepanjang masa dengan menggondol trofi Australia Terbuka ke-10 dalam kariernya masih terbuka lebar.

Mantan ranking pertama dunia itu berhasil melewati hadangan Grigor Dimitrov setelah menang tiga set langsung 7-6 (7), 6-3, 6-4 di babak 32 besar kemarin (21/1).

Upaya Nole –sapaan akrab Djokovic– menandingi rekor Nadal semakin ”mudah” lantaran sang rival lebih dulu tersingkir di babak kedua. Cedera pinggul bintang Spanyol itu kambuh kala bertanding menghadapi wakil Amerika Serikat (AS) Mackenzie McDonald.

Namun, fisik Djokovic juga tidak terlalu mendukung untuk memburu rekor hebatnya itu. Di laga kemarin, dia sempat terganggu dengan cedera hamstring di tengah laga dan meminta perawatan medis.

Namun, petenis Serbia tersebut masih mampu melanjutkan laga dan mengempaskan Dimitrov dalam laga berdurasi tiga jam.

”Setiap pertandingan pasti sulit. Grigor selalu menakutkan. Ini duel yang luar biasa. Setelah ini, aku harus istirahat untuk menyiapkan laga selanjutnya,” ucap Djokovic dilansir Eurosport.

Di babak keempat alias 16 besar besok, Djokovic sudah dinanti Alex de Minaur. Petenis tuan rumah tersebut melaju ke babak ini setelah kemarin menaklukkan petenis Prancis Benjamin Bonzi tiga set langsung 7-6 (0), 6-2, 6-1.

Hasil tersebut sekaligus mengantarkan De Minaur selalu menembus babak 16 besar dalam dua edisi terakhir. Musim lalu langkahnya baru terhenti di delapan besar oleh petenis Italia Jannik Sinner.

De Minaur kini juga menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang tersisa di 16 besar. Namun, peluangnya untuk kali pertama merasakan atmosfer delapan besar grand slam di kandang sendiri cukup berat.

De Minaur memang sama sekali belum pernah bertemu Djokovic di berbagai ajang. Tetapi, secara statistik dan pengalaman, kedua petenis bak bumi dan langit. Djokovic sudah 21 kali menjuarai grand slam.

Khusus di Melbourne, dia bahkan memegang rekor gelar terbanyak sepanjang masa dengan sembilan gelar.

Di sisi lain, De Minaur belum pernah sama sekali menyentuh final grand slam. Mentok capaian terbaiknya di ajang mayor adalah perempat final.

Itu pun baru dia raih sekali di Amerika Serikat Terbuka 2020. Satu-satunya keuntungan yang dimiliki petenis 23 tahun tersebut pada laga ini adalah faktor nonteknis.

Dia akan mendapat dukungan penuh dari publik tuan rumah di Rod Laver Arena. ”Aku tahu pertandingan ini (melawan Djokovic) bakal seperti neraka,” ujar De Minaur dilansir News.com.au.

”Tapi, dukungan penonton selalu luar biasa. Siapa pun yang berhadapan denganku tidak hanya melawanku, tapi juga melawan gemuruh penonton,” tambah petenis ranking ke-24 dunia tersebut.

Laga keduanya bakal digelar besok pukul 15:00 WIB

 

Source