DPRD Surabaya Usul Seniman Dilibatkan Dalam Pembangunan Eks THR-TRS

13

JawaPos.com–Pembangunan Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) mendapatkan respons positif dari Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono.

Namun, menurut dia, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya yakni mengenai keberadaan para seniman lokal Surabaya. Pria yang juga duduk sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya itu menuturkan, THR-TRS sempat menjadi medan magnet era 70 hingga 90.

”Bahkan hingga era 2000 juga masih eksis. Artis atau seniman mainnya di sana,” tutur Baktiono saat ditemui di Ploso di sela-sela resesnya.

Karena itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya perlu duduk bareng dengan para seniman lokal yang masih ada sampai sekarang. Pemkot Surabaya, harus menanyakan keinginan atau mendengarkan suara dari para seniman.

”THR-TRS ini mau diapakan, perlu ada suara masukan dari para seniman,” ujar Baktiono.

Tak hanya itu, anggota Badan Anggaran DPRD Surabaya tersebut juga meminta Pemkot Surabaya menyediakan tempat tinggal khusus bagi para seniman di kawasan THR-TRS. Pemkot Surabaya bisa membuat pusat kebudayaan dan sejarah di kawasan THR-TRS.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pembangunan kompleks eks THR-TRS akan dimulai pada 2023. Dalam tahap rencana pembangunan, pemkot meminta pendampingan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

”Pengerjaan insya Allah mulai tahun ini. Ini sudah mulai kita melakukan pendampingan-pendampingan dari kejaksaan tinggi. Insya Allah kita mulai di bulan depan pemilihannya (investor),” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (24/1).

Source