Goyangan Terasa di Skywalk Kebayoran, DPRD Minta Cek Ulang Kelayakan

32

JawaPos.com – DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI memeriksa kembali kelayakan konstruksi Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang sempat mengalami goyangan ketika peresmian oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono Jumat (27/1).

“Untuk memastikan keselamatan, saya minta ada pemeriksaan ulang apakah skywalk ini memang sudah layak digunakan atau belum,” ujar Anggota DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo, Sabtu (28/1).

“Termasuk digunakan untuk menampung beban besar saat ramai. Utamakan keselamatan masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, ia juga meminta agar Heru Budi memperhatikan keamanan dari kriminalitas skywalk terpanjang se-Jakarta itu. Pasalnya, skywalk itu memiliki panjang hingga 450 meter. Sehingga, cukup rawan kejahatan.

“Harus ada pengamanan yang memadai terutama di saat-saat sepi. Pastikan juga penerangan cukup dan terus menyala di malam hari,” imbau Anggara.

“Patroli dan penertiban di sepanjang skywalk juga penting dilakukan agar menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melintas,” pungkasnya.

Sebelumnya, peresmian Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang dilangsungkan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berlangsung ramai. Hal itu membuat goyangan sedikit terasa di Jembatan Penyeberangan Orang yang menghubungkan Halte Transjakarta dengan Stasiun KRL itu.

Menjelaskan kejadian itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengakui bahwa saat peresmian Skywalk Kebayoran Lama tadi memang sempat terasa goyangan. Hal itu menurut Hari akan menjadi evaluasi pihaknya untuk menambah perkuatan jembatan itu.

“Ke depannya kita akan lakukan penambahan perkuatan untuk menambah kenyamanan dan mengurangi goyangan tersebut,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (27/1).

Namun begitu, ia berkilah bahwa skywalk itu memang didesain elastis. Ia memastikan bahwa meski ada terasa goyangan karena banyak orang yang mengaksesnya, jembatan itu masih tergolong aman.

“Namun memang saat peresmian tadi penuh sekali sehingga ada goyangan yang terasa,” pungkas Hari.

Source