Karena Real Madrid Tak Sabaran dengan Performa Odegaard

9

JawaPos.com – Salah satu penyebab bercokolnya Arsenal di puncak klasemen Premier League musim ini adalah lini tengah yang solid dan produktif.

Para gelandang The Gunners –julukan Arsenal– sudah menyumbang 14 gol dan 10 umpan gol sejauh ini.

Kontribusi terbesar dilakukan kapten Martin Odegaard dengan terlibat dalam 13 gol tim. Perinciannya, 8 gol dan 5 umpan gol dari penampilan di 17 matchweek musim ini.

Jumlah tersebut sudah melampaui produktivitas musim lalu di Premier League. Eks pemain Real Madrid itu ”hanya’’ membuat 7 gol dan 4 umpan gol.

Padahal, ketika menjalani masa peminjaman pada paro kedua musim 2020–2021, penampilan Odegaard biasa saja. Dia mengemas 1 gol dan 2 umpan gol dari 14 matchweek.

Tetapi, Arteta yakin bahwa pemain 24 tahun tersebut masih bisa jauh lebih baik lagi dan memutuskan untuk membelinya seharga EUR 40 juta (Rp 655,3 miliar) dari Real Madrid musim lalu.

Berkostum Arsenal jadi sekoci bagi karier Odegaard yang dianaktirikan Real. Meski sudah bergabung sejak 2015 dari Strømsgodset Toppfotball, dia hanya mencatatkan 11 pertandingan tanpa kontribusi gol sama sekali.

Sebaliknya, Odegaard lebih banyak melalui waktunya dengan status pinjaman. Mulai dari SC Heerenveen (2017–2018), Vitesse Arnhem (2018–2019), hingga Real Sociedad (2019–2020).

Selain itu, dia juga menghabiskan banyak waktu bersama Real Madrid Castilla dengan mengemas 62 laga pada 2014–2017.

”Real salah besar tentang Odegaard. Mereka tidak sabaran. Untuk hal ini (menangani pemain muda, Red) FC Barcelona lebih baik,’’ sentil mantan striker Real Predrag Mijatovic seperti dilansir Football London.

Nah, kebangkitan Odegaard musim ini bertepatan dengan bergabungnya kompatriotnya, Erling Haaland, ke Manchester City.

Haaland juga langsung tune in dengan mencetak 22 gol dan 3 umpan gol hanya dalam 18 matchweek Premier League.

Membuat City bersaing ketat dengan Arsenal untuk bursa juara. Tren tersebut jadi sinyal positif bagi Norwegia yang meretas misi lolos Euro 2024 dan Piala Dunia 2026.

Source