JawaPos.com – Polda Metro Jaya terus mendalami kasus pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur, Jawa Barat. Para pelaku diduga telah berhasil mengumpulkan uang dari para korban mencapai Rp 1 miliar.

“Terkait dana-dana kita masih mendalami hasil keterangan tersangka ini kurang lebih Rp 1 miliar, tapi masih kita dalami lagi, ini belum tuntas,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi kepada wartawan, Sabtu (21/1).

Kendati demikian, jumlah tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. Penyidik akan melakukan penelusuran aset maupun transaksi dari para pelaku untuk menemukan bukti.

“Dari fakta ini kita dalami, ketemu fakta kita dalami lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memastikan kasus tewasnya tiga orang di Ciketingudik, Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat tidak murni keracunan. Para korban dipastikan tewas akibat diracun. Korban meninggal adalah ibu dan anak atas nama AM, 35; RAM, 21; dan MR, 19.

“Dari fakta awal ada fakta baru bahwa narasi yang dikembangkan mati keracunan tidak benar, tapi itu pembunuhan,” kata Fadil.

Tak hanya itu, kasus ini disebut Fadil sebagai pembunuhan berantai. Masih ada korban-korban lain. Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan 3 orang tersangka. Mereka yakni Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh dan M Dede Solehudin.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 380 KUHP tentang pembunuhan, juncto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Mereka terancam pidana 20 tahun penjara, atau penjara seumur hidup atau pidana mati.

Source